Jaga Kelestarian Pohon Langka, Danon Gandeng IPB Bangun Arboretum Hutan Tropika
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Operations Director Danone SN Indonesia Endri Suprianto menjelaskan, program konservasi ini merupakan komitmen dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memberikan area ruang terbuka hijau bagi Masyarakat. Dalam program ini juga dibangun jalur trekking dengan papan interpretasi yang informatif sehingga menjadikan pengalaman trekking lebih bermakna dan mendidik.
Baca juga: MNC Bank dan IPB Sinergi Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat
“Melalui program ini, Danone SN Indonesia ingin menunjukkan bahwa tindakan nyata dapat memberikan dampak besar terhadap upaya pelestarian ekosistem tropis yang kaya dan berharga,” ujar Endri, Jumat (11/10/2024).
Perwakilan dari Direktorat Kerjasama bagian Industri - Institut Pertanian Bogor (IPB) Dase Hunaefi menjelaskan, pembangunan Arboretum dan penanaman flora langka ini tidak hanya memperkaya flora lokal, tetapi juga menciptakan habitat alami bagi berbagai fauna yang ada di kawasan tersebut, sehingga memperkuat keseimbangan ekosistem secara keseluruhan.
“Hal ini tidak dapat dilakukan sendiri dan memerlukan kolaborasi multipihak baik dalam sektor akademisi, sektor swasta maupun masyarakat. Dengan kolaborasi ini membuktikan bahwa upaya seperti ini perlu dilakukan untuk mencapai hasil yang optimal dan memberikan manfaat jangka panjang,” ucapnya.
Baca juga: MNC Bank dan IPB Sinergi Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat
“Melalui program ini, Danone SN Indonesia ingin menunjukkan bahwa tindakan nyata dapat memberikan dampak besar terhadap upaya pelestarian ekosistem tropis yang kaya dan berharga,” ujar Endri, Jumat (11/10/2024).
Perwakilan dari Direktorat Kerjasama bagian Industri - Institut Pertanian Bogor (IPB) Dase Hunaefi menjelaskan, pembangunan Arboretum dan penanaman flora langka ini tidak hanya memperkaya flora lokal, tetapi juga menciptakan habitat alami bagi berbagai fauna yang ada di kawasan tersebut, sehingga memperkuat keseimbangan ekosistem secara keseluruhan.
“Hal ini tidak dapat dilakukan sendiri dan memerlukan kolaborasi multipihak baik dalam sektor akademisi, sektor swasta maupun masyarakat. Dengan kolaborasi ini membuktikan bahwa upaya seperti ini perlu dilakukan untuk mencapai hasil yang optimal dan memberikan manfaat jangka panjang,” ucapnya.
Lihat Juga :