Distribusi Bansos di Semarang, Kolaborasi Efektif PosIND dengan Pendamping Sosial PKH
Senin, 07 Oktober 2024 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
Dalam penyaluran bansos Sembako dan PKH, PosIND tidak bekerja sendiri. Sinergitas selalu menjadi prinsip dan langkah yang dikedepankan PosIND dalam melakukan penyaluran bansos ini. Para petugas PosIND di lapangan selalu berupaya berkoordinasi dengan pendamping sosial PKH setempat yang merupakan bagian dari Kementerian Sosial ( Kemensos ).
Koordinasi dan sinergi di lapangan antara petugas PosIND dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) atau Pendamping Sosial PKH sebagai kepanjangan tangan pemerintah, terjalin dengan baik. Hal ini diakui Hima, pendamping sosial PKH di Kecamatan Semarang Timur, kelurahan Sarirejo dan Karanguri.
"Kami memastikan bahwa penerima telah mendapatkan dana mereka, baik pengambilan langsung di Kantorpos atau melalui layanan antar ke rumah KPM atau door to door. Kami memastikan dan monitoring, itu satu. Yang kedua, selain untuk memastikan penyaluran Bansos sudah sampai ke KPM, kami juga memberikan edukasi kepada penerima manfaat setiap bulan sekali," katanya. Baca juga: Bantuan Pangan ke 22 Juta Keluarga Dipastikan Berlanjut di 2024, Berikut Rinciannya
Lili, salah seorang KPM asal Kelurahan Sukarejo, Semarang Timur senang bisa mendapatkan bansos. Bantuan ini karena membantu meringankan beban ekonomi terkait kebutuhan sekolah anaknya.
"Sangat membantu untuk keluarga. Saya punya anak kecil masih sekolah juga. Uangnya bisa buat bayar uang sekolah untuk anak saya yang kecil. Untuk anak yang besar, uangnya bisa buat beli seragam, buku, dan lain-lain," ujarnya.
Koordinasi dan sinergi di lapangan antara petugas PosIND dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) atau Pendamping Sosial PKH sebagai kepanjangan tangan pemerintah, terjalin dengan baik. Hal ini diakui Hima, pendamping sosial PKH di Kecamatan Semarang Timur, kelurahan Sarirejo dan Karanguri.
"Kami memastikan bahwa penerima telah mendapatkan dana mereka, baik pengambilan langsung di Kantorpos atau melalui layanan antar ke rumah KPM atau door to door. Kami memastikan dan monitoring, itu satu. Yang kedua, selain untuk memastikan penyaluran Bansos sudah sampai ke KPM, kami juga memberikan edukasi kepada penerima manfaat setiap bulan sekali," katanya. Baca juga: Bantuan Pangan ke 22 Juta Keluarga Dipastikan Berlanjut di 2024, Berikut Rinciannya
Lili, salah seorang KPM asal Kelurahan Sukarejo, Semarang Timur senang bisa mendapatkan bansos. Bantuan ini karena membantu meringankan beban ekonomi terkait kebutuhan sekolah anaknya.
"Sangat membantu untuk keluarga. Saya punya anak kecil masih sekolah juga. Uangnya bisa buat bayar uang sekolah untuk anak saya yang kecil. Untuk anak yang besar, uangnya bisa buat beli seragam, buku, dan lain-lain," ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :