Cawagub Suswono: Penggunaan Singkatan saat Debat Terlalu Naif
Jum'at, 04 Oktober 2024 - 19:23 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta meminta pasangan cagub-cawagub tidak menggunakan istilah yang tidak familiar selama debat. KPU memastikan informasi serupa telah disampaikan kepada seluruh Paslon yang akan berlaga di Pilkada Jakarta 2024.
Menurut Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidik Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPUD DKI Jakarta, Astri Megatari, hal tersebut perlu disampaikan mengingat istilah-istilah yang kurang familiar bisa keluar pada saat segmen tanya jawab.
Baca juga: Hasil Survei Charta Politika: RK-Suswono 48,3%, Pramono-Rano 36,5%, Dharma-Kun 5,6%
"Jadi, untuk segmen keempat dan kelima ini kan adalah segmennya tanya jawab antar-Paslon. Kami sudah ada beberapa rambu-rambu yang kami berikan kepada tim pasangan calon di antaranya tidak menggunakan singkatan atau istilah yang kurang familiar, gitu kan," kata Astri, Kamis (3/10/2024).
Menurut Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidik Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPUD DKI Jakarta, Astri Megatari, hal tersebut perlu disampaikan mengingat istilah-istilah yang kurang familiar bisa keluar pada saat segmen tanya jawab.
Baca juga: Hasil Survei Charta Politika: RK-Suswono 48,3%, Pramono-Rano 36,5%, Dharma-Kun 5,6%
"Jadi, untuk segmen keempat dan kelima ini kan adalah segmennya tanya jawab antar-Paslon. Kami sudah ada beberapa rambu-rambu yang kami berikan kepada tim pasangan calon di antaranya tidak menggunakan singkatan atau istilah yang kurang familiar, gitu kan," kata Astri, Kamis (3/10/2024).
(abd)
Lihat Juga :