Cawagub Suswono: Penggunaan Singkatan saat Debat Terlalu Naif

Jum'at, 04 Oktober 2024 - 19:23 WIB
loading...
Cawagub Suswono: Penggunaan...
Cawagub Suswono menilai penggunaan singkatan saat debat Pilkada Jakarta 2024 akan membuat jalannya debat minim substansi gagasan. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta nomor urut 1, Suswono mengatakan penggunaan singkatan saat debat Pilkada Jakarta 2024 terlalu naif. Jika menggunakan singkatan, ia menilai jalannya debat akan minim substansi gagasan.

"Saya kira terlalu apa ya, terlalu naif lah kalau sekadar menjebak dengan singkatan yang menjadikan kurang kepada substansi gagasannya," kata Suswono kepada wartawan di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (4/10/2024).

Suswono menekankan kalau singkatan diperlukan sejatinya perlu dijelaskan. Sebab singkatan juga dapat berbeda makna.



"Kalau namanya singkatan mestinya harus dijelaskan, kan sama-sama singkatan tapi kan bisa juga berbeda makna kan. saya kira sudah sewajarnya enggak seperti itu lah," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta meminta pasangan cagub-cawagub tidak menggunakan istilah yang tidak familiar selama debat. KPU memastikan informasi serupa telah disampaikan kepada seluruh Paslon yang akan berlaga di Pilkada Jakarta 2024.

Menurut Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidik Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPUD DKI Jakarta, Astri Megatari, hal tersebut perlu disampaikan mengingat istilah-istilah yang kurang familiar bisa keluar pada saat segmen tanya jawab.

Baca juga: Hasil Survei Charta Politika: RK-Suswono 48,3%, Pramono-Rano 36,5%, Dharma-Kun 5,6%

"Jadi, untuk segmen keempat dan kelima ini kan adalah segmennya tanya jawab antar-Paslon. Kami sudah ada beberapa rambu-rambu yang kami berikan kepada tim pasangan calon di antaranya tidak menggunakan singkatan atau istilah yang kurang familiar, gitu kan," kata Astri, Kamis (3/10/2024).
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembekalan Megawati...
Pembekalan Megawati ke Pramono-Rano: Jangan Abaikan Arahan Presiden Prabowo
Pramono-Rano Tekankan...
Pramono-Rano Tekankan Akan Jadi Pemimpin Jakarta Bagi Semua Kelompok
Pilkada Satu Putaran,...
Pilkada Satu Putaran, KPU Akan Kembalikan Rp327 Miliar ke Pemprov Jakarta
Rekomendasi
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
Berita Terkini
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved