Mas'ud Yunus Wafat, Pesantren Lapas Porong Kehilangan Pengasuh
Kamis, 27 Agustus 2020 - 20:19 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, Kiai Ud selama ini menjadi tokoh di Lapas Klas I Surabaya. Selama menjadi warga binaan, Kiai Ud juga menjadi pengasuh pondok pesantren dan jamaah Masjid Nurul Fuad Lapas Klas I Surabaya. Ia tak segan bergurau dengan warga binaan lain dan selalu mensiarkan agama ke para penghuni Lapas. "Kami sangat kehilangan, semoga almarhum khusnul khotimah," imbuh Gun Gun.
Menurut Gun Gun, Kiai Ud meninggal akibat terpapar COVID-19 . Ia pernah melakukan kontak dengan salah satu warga binaan yang dinyatakan positif COVID-19 . Namun, tidak menunjukkan gejala atau tergolong OTG. Meski begitu, pada (26/8/2020) pukul 18.00 WIB pihak lapas tetap memindahkan Kiai Ud ke blok kesehatan guna menjalani isolasi.
"Karena hasil swab test yang dilakukan pada Selasa (25/8/2020), yang bersangkutan dinyatakan terdeteksi COVID-19 ," jelasnya. (Baca juga: Heboh! Situs Online Jual Pulau di Kabupaten Buton Rp36.500/Meter )
Akan tetapi, pagi tadi sekira pukul 07.52 WIB, Kiai Ud menunjukkan gejala batuk dan sedikit sesak. Sejam kemudian, pihak Lapas melakukan koordinasi dengan RS Rujukan Mitra Keluarga, Waru. Pada pukul 11.15 WIB, dengan dikawal petugas lapas, Kiai Ud diberangkatkan ke rumah sakit.
"Sekitar satu jam dirawat di rumah sakit, yang bersangkutan mengalami penurunan irama jantung menjadi 30 kali permenit. Lima menit berselang, gambaran asystole kemudian flat yang menandakan yang bersangkutan meninggal. Sekali lagi, kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam," tandas Gun Gun.
Menurut Gun Gun, Kiai Ud meninggal akibat terpapar COVID-19 . Ia pernah melakukan kontak dengan salah satu warga binaan yang dinyatakan positif COVID-19 . Namun, tidak menunjukkan gejala atau tergolong OTG. Meski begitu, pada (26/8/2020) pukul 18.00 WIB pihak lapas tetap memindahkan Kiai Ud ke blok kesehatan guna menjalani isolasi.
"Karena hasil swab test yang dilakukan pada Selasa (25/8/2020), yang bersangkutan dinyatakan terdeteksi COVID-19 ," jelasnya. (Baca juga: Heboh! Situs Online Jual Pulau di Kabupaten Buton Rp36.500/Meter )
Akan tetapi, pagi tadi sekira pukul 07.52 WIB, Kiai Ud menunjukkan gejala batuk dan sedikit sesak. Sejam kemudian, pihak Lapas melakukan koordinasi dengan RS Rujukan Mitra Keluarga, Waru. Pada pukul 11.15 WIB, dengan dikawal petugas lapas, Kiai Ud diberangkatkan ke rumah sakit.
"Sekitar satu jam dirawat di rumah sakit, yang bersangkutan mengalami penurunan irama jantung menjadi 30 kali permenit. Lima menit berselang, gambaran asystole kemudian flat yang menandakan yang bersangkutan meninggal. Sekali lagi, kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam," tandas Gun Gun.
(eyt)
Lihat Juga :