alexametrics

Hujan Deras Terjang Tiang Utama Jembatan Darurat, Tranportasi Lumpuh

loading...
Hujan Deras Terjang Tiang Utama Jembatan Darurat, Tranportasi Lumpuh
jembatan darurat yang dibangun di kawasan Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi tidak dapat dilalui, karena tiang utama jembatan darurat tersebut hanyut tersapu air sungai yang meluap. iNews TV/Era
A+ A-
EMPAT LAWANG - Pengendara roda empat yang akan melintasi jalan lintas provinsi penghubung Kecamatan Talang Padang-Ulu Musi atau dari arah sebaliknya, diimbau untuk mencari jalan alternatif.

Pasalnya, jembatan darurat yang dibangun di kawasan Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi tidak dapat dilalui, karena tiang utama jembatan darurat tersebut hanyut tersapu air sungai yang meluap.

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelumnya ada pelaksanaan pembangunan jembatan di jalan lintas provinsi Talang Padang-Ulu Musi, tepatnya di wilayah Desa Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Musi.



Karena jembatan lama dibongkar untuk dibangun kembali, pihak pelaksana kegiatan terlebih dahulu membangun jembatan darurat dari kayu di samping jembatan lama yang dibongkar.

Namun, akibat adanya hujan selama dua hari berturut-turut, membuat aliran sungai di bawahnya meluap membawa material kayu-kayu mati dari hulu sungai hingga menerjang tiang utama jembatan darurat. Akibatnya, tiang utama jembatan terlepas hingga membuat jembatan itu tidak dapat dilalui.

Kepala Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi Suratno membenarkan adanya kejadian itu. Hanya saja sebut dia, saat ini kendaraan roda dua sudah bisa melintas, namun roda empat yang belum diizinkan melintas karena terlalu berisiko. "Sudah dilakukan upaya perbaikan, tapi untuk mobil memang belum bisa melitas, hanya roda dua saja yang bisa," ujar Suratno.

Pihaknya mengimbau, agar kendaraan roda empat dari arah Kecamatan Talang Padang menuju Kecamatan Ulu Musi, supaya mengambil rute lain, yakni Talang Padang- Pendopo Barat-Sikap Dalam-Ulu Musi atau dari arah sebaliknya dapat memilih Ulu Musi-Sikap Dalam-Pendopo Barat-Talang Padang.

"Kejadian ini murni bencana alam yang tak terduga. Kita juga sudah sampaikan ke Camat untuk diteruskan ke masyarakat agar diketahui dan Pemkab Empat Lawang," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak