SSC: Nasionalis-Religius Berpotensi Menang Pilwali Surabaya

Kamis, 27 Agustus 2020 - 17:31 WIB
loading...
SSC: Nasionalis-Religius...
Whisnu Sakti dan Gus Han saat mengikuti Tablig Akbar sebelum masa pandemi. Foto/SINDOnews/HO/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Direktur Surabaya Survey Center (SSC) Mochtar W. Oetomo menilai jika skema nasionalis-religius masih sangat berpeluang untuk memenangkan Pilwali Surabaya . Hal itu ia ungkapkan Kamis (27/8/2020).

(Baca juga: Heboh! Situs Online Jual Pulau di Kabupaten Buton Rp36.500/Meter )

"Karena, bagaimanapun, di Jawa Timur ini skema nasionalis-religius masih memiliki peluang ceruk pemilih yang cukup besar. Sudah terbukti sejak era Pakde Karwo-Gus Ipul dan Khofifah-Emil," ujar Mochtar.

Terkait peluang ceruk pemilih, Ia mengungkapkan besarnya potensi yang ada bagi paslon nasionalis-religius. "Untuk Surabaya ini sampai 70 persen dari total pemilih," bebernya. (Baca juga: Ratusan Buruh Pabrik Terpapar COVID-19, Emil: Industri Tak Kebal )

"Tapi ya apakah ceruk itu bisa dimaksimalkan atau tidak itu bergantung proses yang berjalan nanti. Yang jelas ada potensi segitu ketika nasionalis dan religius bersatu," lanjut Mochtar.

Lebih lanjut, akademisi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini mengungkapkan jika NU di Kota Surabaya masih memiliki akar yang kuat. Meskipun, status Kota Pahlawan yang merupakan Kota Metropolitan. (Baca juga: Tertipu Investasi Bodong, Agen Tuntut Tanggungjawab Pemilik Saham )

"Akarnya, secara kultural, ini masih sangat kuat. Secara faktual di kampung-kampung ini sangat kuat. Meskipun, kepemimpinan PDIP atau nasionalis di Surabaya juga tidak bisa dipungkiri. Maka dari itu, peluang dari pasangan nasionalis-religius atau NU ini sangat besar," pungkas Mochtar.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Perindo Papua...
Partai Perindo Papua Selatan Apresiasi MK Tolak Gugatan Hasil PSU Pilkada, Hendrikus Mahuze: Mari Bersama Bangun Boven Digoel!
Ketua KPU Banten Sebut...
Ketua KPU Banten Sebut Penerapan Open Government Data Dukung Pemilu Berkualitas
Serap Aspirasi Gen Z,...
Serap Aspirasi Gen Z, Aksan-Rustam: Rangkul Semua Elemen Bangsa untuk Bangka Lebih Maju
12 Orang Meninggal dalam...
12 Orang Meninggal dalam Bentrokan Pilkada Puncak Jaya
Ketua Perindo Sumut...
Ketua Perindo Sumut Apresiasi Kinerja Kepolisian Sepanjang 2024
Keluarga Tiga Eks Bupati...
Keluarga Tiga Eks Bupati Tegal Bersatu Dukung Bima-Mujab, Hadiri Kampanye Akbar Hajatan Bisa Dadi 1
MK Diminta Larang Keluarga...
MK Diminta Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres, PKS: Bagus juga untuk Pilkada
Wacana Pilkada lewat...
Wacana Pilkada lewat DPRD, Pengamat: Akibat Biaya Politik Tinggi
Tahapan Pemilu 2029...
Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, DPR Targetkan RUU Pilkada Rampung 2026
Rekomendasi
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved