Viral Bentrokan Massa Vs Polisi di Sorong Tewaskan 1 Pendemo, Ini Faktanya
Minggu, 22 September 2024 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Profil Brigjen Tony Harsono, Teman Seangkatan Kapolri Dipromosikan Jadi Wakapolda Babel
Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana Yudianto, membenarkan adanya pendemo yang meninggal setelah dievakuasi ke rumah sakit oleh polisi. “Benar, kejadiannya kemarin (Sabtu), kondisi sudah kondusif,” kata Happy, Minggu (22/9/2024).
Ia menjelaskan bahwa bentrokan tersebut terjadi karena kesalahpahaman di mana massa yang marah mulai melempar botol ke arah petugas, sehingga polisi harus mengambil tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata.
Untuk diketahui, dinamika politik yang berkembang menjelang penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya pada 22 September 2024 terus memicu aksi protes dari ratusan massa yang melakukan demo di Kantor KPU Papua Barat Daya.
Massa mendesak agar KPU Papua Barat Daya menghargai keputusan MRP dan menjaga stabilitas politik serta keamanan di Papua. “Kami masih menyelidiki penyebab kematian pendemo tersebut,” tandasnya.
Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana Yudianto, membenarkan adanya pendemo yang meninggal setelah dievakuasi ke rumah sakit oleh polisi. “Benar, kejadiannya kemarin (Sabtu), kondisi sudah kondusif,” kata Happy, Minggu (22/9/2024).
Ia menjelaskan bahwa bentrokan tersebut terjadi karena kesalahpahaman di mana massa yang marah mulai melempar botol ke arah petugas, sehingga polisi harus mengambil tindakan tegas dengan menembakkan gas air mata.
Untuk diketahui, dinamika politik yang berkembang menjelang penetapan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya pada 22 September 2024 terus memicu aksi protes dari ratusan massa yang melakukan demo di Kantor KPU Papua Barat Daya.
Massa mendesak agar KPU Papua Barat Daya menghargai keputusan MRP dan menjaga stabilitas politik serta keamanan di Papua. “Kami masih menyelidiki penyebab kematian pendemo tersebut,” tandasnya.
(ams)
Lihat Juga :