Kisah Jenderal Kopassus Berondong Gerombolan DI/TII Pakai AK-47, Shock Jalani Misi Pertama

Minggu, 15 September 2024 - 09:00 WIB
loading...
Kisah Jenderal Kopassus...
Letjen TNI (Purn) Soegito merupakan salah satu jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang diperhitungkan pada massanya. Foto/Istimewa
A A A
Letjen TNI (Purn) Soegito merupakan salah satu jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang diperhitungkan pada massanya. Pengalamannya di medan pertempuran dalam berbagai operasi menjadikannya tokoh militer yang disegani.

Mantan Pangkostrad ini mengisahkan pengalamannya ketika menjadi Perwira Pertama RPKAD pada tahun 1964 yang kini berganti nama menjadi Kopassus dalam misi pertamanya untuk mengejar gerombolan DI/TII di belantara Sulawesi yang dipimpin Kahar Muzakkar.

Baca juga: Komjen Polisi Aktif Kelahiran Jawa Tengah, Nomor 2 Teman Satu Angkatan Kapolri

Dari sejumlah perwira yang dinyatakan lulus seleksi, tidak semuanya diberi kesempatan langsung mengikuti pendidikan dasar komando di Pusat Pendidikan Para Komando Angkatan Darat di Batujajar, Jawa Barat. Sebaliknya mereka dipecah ke dalam dua kelompok ada yang langsung mengikuti pendidikan komando di Batujajar, namun ada juga yang dikirim ke daerah operasi di Sulawesi Selatan.

Kelompok pertama terpilih untuk melanjutkan ke pendidikan dasar komando, karena katanya sudah mempunyai pengalaman operasi. Mereka adalah Letda Inf Eddie Sudrajat, Letda Inf Feisal Tanjung, dan Letda Inf Kentot Harseno. Mereka menjadi angkatan pertama lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) yang mengikuti pendidikan dasar komando RPKAD di Batujajar tahun 1964.

Sementara kelompok kedua sebanyak tujuh perwira remaja, berdasarkan Surat Perintah Komandan RPKAD Kolonel Inf Moeng Parahadimulyo (NRP 11662) Nomor Sprin-192/11/1964 tanggal 23 November 1964, diberangkatkan ke Sulawesi untuk bergabung dengan markas komando Operasi Tumpas yang dipimpin Pangdam XIV/ Hasanuddin Brigjen TNI Andi Mochammad Jusuf. Komando ini dibentuk untuk mengejar gerombolan DI/TII.

Para perwira muda yang dikirim ke Sulawesi adalah Letda Inf Soegito, Letda Inf Sembiring Meliala, Letda Inf Roedito, Letda Inf Joko Lelono, Letda Inf Warsito, Letda Inf Soetedjo, dan Letda CHB Bachtiar. Soegito mengambil sisi positifnya dengan masuk kelompok kedua latihan komando.

"Saya bisa langsung dapat pengalaman operasi," ujar Soegito dikutip dari Buku Letjen (Purn) Soegito, Bakti Seorang Prajurit Stoottroepen, Minggu (15/9/2024).

Para perwira muda berpangkat letnan dua ini diberangkatkan dengan menumpang kapal laut ke Ujung Pandang dengan stop over di Surabaya. Masing-masing membawa perlengkapan termasuk senapan AK-47. Karena sudah berkualifiasi Para, Soegito sebenarnya boleh saja mengenakan baret merah, namun tidak dilakukannya dan lebih memilih memakai topi pet saja. "Malu," ucapnya.

Perjalanan kapal yang cukup menyiksa, terutama saat kapal menyeberangi Laut Jawa, merontokkan nyali sebagian dari mereka karena mabuk laut. Setibanya di Ujung Pandang mereka mendapat informasi bahwa juniornya yang sudah lebih dulu tiba seperti Letda Inf Sintong Panjaitan dan Letda Inf Wismoyo sudah dikirim ke lapangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Rekomendasi
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved