Buntut Perkelahian dan Bullying, 8 Siswa SMA Binus Simprug Kena Skorsing
Sabtu, 14 September 2024 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan pihak sekolah tidak bisa mengamini permintaan pihak RE. Sebab, pihaknya harus bijaksana dalam mengambil keputusan.
"Kan kita nggak bisa ambil begitu dulu dong (mengeluarkan siswa), karena ini siswa. Bagaimana kita langsung mau memecat dia. Nah, jadi kita kan harus arif dan bijaksana juga. Kita harus skorsing dulu," ungkapnya.
"Nanti kalau proses lebih lanjutnya terbukti ada pidana sebagainya ya pasti akan ada sanksi lebih keras lagi lebih daripada itu. Sekolah itu selalu menimbang yang terbaik buat kepentingan siswanya," katanya.
Sebelumnya, Binus School Simprug membantah adanya dugaan bullying, pelecehan seksual dan pengeroyokan yang dialami RE (16).
Otto menjelaskan peristiwa itu diduga terjadi pada 30-31 Januari 2024. Namun, yang sebenarnya terjadi bukanlah perundungan ataupun pelecehan seksual.
"Ketika dia mengatakan bahwa dia dikatakan dibully. Kita lihat faktanya adalah perkelahian di antara mereka," katanya.
"Kan kita nggak bisa ambil begitu dulu dong (mengeluarkan siswa), karena ini siswa. Bagaimana kita langsung mau memecat dia. Nah, jadi kita kan harus arif dan bijaksana juga. Kita harus skorsing dulu," ungkapnya.
"Nanti kalau proses lebih lanjutnya terbukti ada pidana sebagainya ya pasti akan ada sanksi lebih keras lagi lebih daripada itu. Sekolah itu selalu menimbang yang terbaik buat kepentingan siswanya," katanya.
Sebelumnya, Binus School Simprug membantah adanya dugaan bullying, pelecehan seksual dan pengeroyokan yang dialami RE (16).
Otto menjelaskan peristiwa itu diduga terjadi pada 30-31 Januari 2024. Namun, yang sebenarnya terjadi bukanlah perundungan ataupun pelecehan seksual.
"Ketika dia mengatakan bahwa dia dikatakan dibully. Kita lihat faktanya adalah perkelahian di antara mereka," katanya.
Lihat Juga :