Tragis! Operator Alat Berat Tewas Terkubur Longsoran Tebing 25 Meter

Sabtu, 14 September 2024 - 15:58 WIB
loading...
Tragis! Operator Alat...
Seorang operator alat berat tewas terkubur longsoran tebing setinggi 25 meter di lokasi galian pasir di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, cianjur, Jawa Barat. Foto/Ricky Susan
A A A
CIANJUR - Seorang operator alat berat tewas terkubur longsoran tebing setinggi 25 meter di lokasi galian pasir di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, Jawa Barat. Tebing longsor menimpa korban dan alat berat pada Sabtu (14/9/2024).

Peristiwa tersebut terjadi saat korban (operator) Maman alias Ujang (31) melakukan pengerukan pasir dengan alat berat.

Baca juga: Tragis! 2 Operator Alat Berat Tewas Tertimbun Batu Tambang Ilegal

Namun, tiba-tiba tebing setinggi 25 meter yang dalam proses pengerukan longsor dan menimbun alat berat yang tengah dioperasikan korban.

Kepala Unit Basarnas Cianjur, Andika mengatakan sejumlah personel gabungan di terjunkan ke lokasi kejadian untuk proses pengangkatan korban tewas.



"Kejadiannya sesaat sebelum korban menghentikan proses pengerukan. Longsoran langsung menimbun alat berat yang dioperasikan korban, saat ditemukan korban dalam kondisi meninggal dunia," kata Andika, kepada wartawan, Sabtu (14/9/2024).

Andika menyebutkan, tingginya material longsoran menjadi kendala personil dalam proses pengakatan jasad korban memakan waktu hingga 3 jam.

Baca juga: Tebing Longsor Timpa Rumah hingga Rata dengan Tanah, 2 Penghuni Terkubur

"Material longsoran berupa bebatuan dan pasir yang menimbun alat berat dan korban mencapai 5 meter, sehingga cukup menyulitkan personil dalam proses evakuasi," jelasnya.

Andika menjelaskan, jasad korban ditemukan tertelungkup di dalam kabin alat berat yang tertimbun material longsoran.

"Selain melibatkan personel gabungan, proses evakuasi juga menggunakan satu unit alat berat. Jasad korban langsung dibawa menggunakan ambulan ke rumah sakit untuk proses pemulasaraan," ujarnya.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, menyebutkan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

"Masih proses penyelidikan, apakah ada unsur kelalaian yang menyebabkan korban jiwa atau tidak. Termasuk, kelengkapan izin dari perusahaan galian C," ujar Tono.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
Penanaman 1.000 Pohon...
Penanaman 1.000 Pohon di Cipanas, Jumhur: Kesejahteraan dan Perlindungan Lingkungan Harus Seimbang
25 Titik di Tangsel...
25 Titik di Tangsel Banjir dan 13 Lokasi Longsor Akibat Hujan dan Angin Kencang
Diguyur Hujan Deras,...
Diguyur Hujan Deras, Tangsel Terendam Banjir hingga Longsor
Longsor TPST Bantargebang...
Longsor TPST Bantargebang Berimbas Gunungan Sampah di Jakarta pada Lebaran 2026
Cegah Longsor TPST Bantargebang,...
Cegah Longsor TPST Bantargebang, DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ledakan Sampah saat Lebaran
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Longsor di Bendungan...
Longsor di Bendungan Hilir Rusak Rumah Warga
Pembangunan Turap Kali...
Pembangunan Turap Kali Cideng Dipercepat untuk Cegah Banjir dan Longsor
Rekomendasi
Londo Ireng di Republik...
Londo Ireng di Republik Antikritik
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Berita Terkini
Pengelolaan Konflik...
Pengelolaan Konflik Kepentingan, Kemenhut Dorong Budaya Cinta Integritas
DBH Dipotong Pemerintah...
DBH Dipotong Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Jakarta Hanya Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini
Generasi Emas Intitute...
Generasi Emas Intitute Ajak Anak Muda Wujudkan Indonesia Emas 2045
Haul Akbar Syekh Yusuf...
Haul Akbar Syekh Yusuf Al-Makassari, Ketum Peradi Profesional Komitmen Wakaf Rumah Tahfiz
Pemanfaatan Dana Keistimewaan...
Pemanfaatan Dana Keistimewaan Yogyakarta Berhasil Berdayakan Masyarakat
BMKG Pantau Siklon Tropis...
BMKG Pantau Siklon Tropis NOUL, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah
Infografis
25 Negara Paling Dermawan,...
25 Negara Paling Dermawan, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved