Viral, Pasutri di Malang Curi Kalung Emas Terekam CCTV
Jum'at, 13 September 2024 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
Si pria langsung duduk di kursi yang disediakan di toko tersebut. Sementara istrinya tetap berpura-pura seperti biasa sambil meminta dicarikan perhiasan emas lainnya.
Kapolsek Bululawang Malang, Kompol Ainun Djariyah membenarkan informasi adanya pencurian kalung emas yang melibatkan pasutri tersebut. Pihaknya sudah menerima laporan dari pemilik toko bernama Khusnul Arifin (62) warga Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, pasca unggahan itu viral di media sosial.
"Informasi diperoleh kejadiannya hari Kamis 12 September 2024 lebih kurang pukul 09.00 WIB," kata Ainun Djariyah dikonfirmasi pada Jumat (13/9/2024).
Menurutnya, pasutri itu awalnya berpura-pura hendak membeli perhiasan di toko emas. Saat pelayan toko memperlihatkan perhiasan emas yang hendak dibeli kepada pasangan suami istri, keduanya memanfaatkan kelengahan pelayan toko, sambil mengambil salah satu perhiasan emas.
"Terduga pelaku memanfaatkan kelengahan pelayan toko untuk mengambil salah satu perhiasan emas berupa, kalung yang diperlihatkan oleh pelayan toko, dengan cara perhiasan digenggam di tangan," ucap Ainun.
Kapolsek Bululawang Malang, Kompol Ainun Djariyah membenarkan informasi adanya pencurian kalung emas yang melibatkan pasutri tersebut. Pihaknya sudah menerima laporan dari pemilik toko bernama Khusnul Arifin (62) warga Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, pasca unggahan itu viral di media sosial.
"Informasi diperoleh kejadiannya hari Kamis 12 September 2024 lebih kurang pukul 09.00 WIB," kata Ainun Djariyah dikonfirmasi pada Jumat (13/9/2024).
Menurutnya, pasutri itu awalnya berpura-pura hendak membeli perhiasan di toko emas. Saat pelayan toko memperlihatkan perhiasan emas yang hendak dibeli kepada pasangan suami istri, keduanya memanfaatkan kelengahan pelayan toko, sambil mengambil salah satu perhiasan emas.
"Terduga pelaku memanfaatkan kelengahan pelayan toko untuk mengambil salah satu perhiasan emas berupa, kalung yang diperlihatkan oleh pelayan toko, dengan cara perhiasan digenggam di tangan," ucap Ainun.
Lihat Juga :