Warga Kampung Ciwaringin Keluhkan Pasar Tumpah di Jalan Merdeka Bogor Tengah

Selasa, 10 September 2024 - 18:36 WIB
loading...
Warga Kampung Ciwaringin...
Warga Kampung Ciwaringin, Kota Bogor mengeluhkan keberadaan pasar tumpah di Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah. Foto: Ist
A A A
BOGOR - Warga Kampung Ciwaringin, Kota Bogor mengeluhkan keberadaan pasar tumpah di Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah. Pasar tersebut menimbulkan kemacetan, premanisme, hingga tumpukan sampah di sekitar lokasi.

"Kami sudah membuat pengaduan ke Pemkot Bogor tetapi sudah hampir bertahun-tahun tidak ada tindakan tegas," ujar Boy, warga Kampung Ciwaringin, Selasa (10/9/2024).

Boy menceritakan asal usul pasar tumpah tersebut. Sudah hampir puluhan tahun pasar tumpah itu tidak dapat tindakan tegas dari Pemkot maupun Polres Kota Bogor.

"Sejak tahun 2020 sampai terakhir 2023 kami sudah berkirim surat kepada pemerintah daerah. Sempat ada relokasi beberapa kali terhadap pedagang di pasar tumpah presiden, tetapi mereka kembali lagi ke jalan karena Satpol PP sampai aparat kepolisian tidak berani menangkap pelaku," katanya.

Belakangan, keberadaan pasar itu mulai meresahkan warga. Tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi tumpukan sampah sisa pasar menimbulkan aroma tidak sedap ke permukiman warga.

"Pasar itu beroperasi dari jam 9 malam sampai jam 7 pagi, sudah pasti yang namanya macet jadi makanan sehari-hari belum lagi sisa sampah pasar yang bau," ucapnya.

Menurut Boy, sebagian pedagang di pasar tersebut bersedia direlokasi. Namun, selama ini mereka mendapat intimidasi dari ormas.

"Warga kita ada yang jualan di pasar itu dan belakangan mereka mengeluhkan karena ada pungli ormas. Pedagang harus setor Rp150 ribu sampai Rp300 ribu," ujarnya.

Tak hanya aksi premanisme, ormas itu juga mengintimidasi warga dan pedagang. Bahkan mereka berani mengancam pedagang dan warga dengan senjata tajam serta senjata api.

Boy mengharapkan Pemkot Bogor berani bertindak tegas dengan merelokasi pasar tumpah presiden di Jalan Merdeka, Bogor Tengah. Sehingga, tidak ada lagi kemacetan dan aksi premanisme.

"Dan pihak kepolisian juga menindak tegas ormas yang melakukan premanisme di pasar itu karena kami merasa resah," ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Rekomendasi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved