Kisah Runtuhnya Kerajaan Singasari Ditandai Tewasnya Raja Kertanagara yang Baru Taklukkan Sumatera dan Melayu

Jum'at, 06 September 2024 - 08:32 WIB
loading...
A A A
Pararaton menyebut Aji Jayakatong atau Jayakatwang berkuasa di Daha pada tahun 1276, yaitu setelah Pamalayu dan Patumapël tahun 1275. Sementara itu, Nāgarak tagama (pupuh 44, bait 2) menyebut Haji Jayakatwang menjadi raja bawahan di Kadiri (Daha) sejak 1271, menggantikan Sastrajaya Baru kemudian setelah Sri Kertanagara meninggal pada tahun 1292, ia menjadi penguasa Tanah Jawa.

Selain dua naskah di atas, ada sumber lain yang lebih kuat kedudukannya, yaitu Prasasti Kudadu (11 September 1294), yang hanya berselang dua tahun setelah kematian Srī Kertanagara. Pada lempeng III-B ditemukan kalimat Sri Kertanagara sang lina ring siwabuddhalaya nguni tinekan de sri jayakatyeng sakeng glang-glang, yang berarti Śrī Kertanagara yang berpulang ke alam Siwa-Buddha [karena] dulu didatangi Sri Jayakatyeng darı Gelang-Gelang.

Kemudian pada lempeng VI-B tertulis kalimat srī jayakatyeng nguni ri huwusniran humilangaken sri krtanagara gumegwan irikang nagara daha, atau artinya Srī Jayakatyeng dulu setelah melenyapkan Srī Krtanagara, memegang [kekuasaan] di Kota Daha. Darı sini dapat disimpulkan bahwa Sri Jayakatyeng alias Jayakatwang alias Aji Jayakatong mula-mula menjabat sebagai raja bawahan di Gelang-Gelang.

Baca juga: Brevet Koleksi Mayjen Deddy Suryadi, Pangdam IV Diponegoro yang Pernah Jabat Danjen Kopassus

Cerita ini sesuai dengan Prasasti Mula-Malurung (15 Desember 1255) yang menyebut Sri Jayaka-tyeng adalah raja Gelang-Gelang di Bhumi Wurawan, dengan permaisuri bernama Turuk Bali (saudara perempuan Sri Krtanagara). Kemudian setelah Srī Krtanagara ditewaskan pada tahun 1292, barulah ia menjadikan Daha sebagai ibu kota pemerintahannya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Polisi Periksa 2 Saksi...
Polisi Periksa 2 Saksi Kasus Dokter Cabul di Kota Malang
Update Kekerasan Seksual...
Update Kekerasan Seksual Oknum Dokter di Malang, Polisi Tunggu Laporan Korban
Lagi! Kekerasan Seksual...
Lagi! Kekerasan Seksual oleh Oknum Dokter Terjadi di Malang
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Berita Terkini
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved