Kisah Runtuhnya Kerajaan Singasari Ditandai Tewasnya Raja Kertanagara yang Baru Taklukkan Sumatera dan Melayu
Jum'at, 06 September 2024 - 08:32 WIB
loading...
Kerajaan Singasari harus menelan pahit di saat berusaha memperluas kekuasaan wilayahnya. Sang Raja Kertanagara dan permaisurinya harus tewas. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
Kerajaan Singasari harus menelan pahit di saat berusaha memperluas kekuasaan wilayahnya. Saat itu serangan mendadak dari Jayakatwang, Kediri membuat kerajaan yang jadi cikal bakal Malang ini hancur tak tersisa.
Sang Raja Kertanagara dan permaisurinya harus tewas. Tak ketinggalan para pejabat tinggi dan pasukannya juga tak bisa melawan takdir berakhir hidupnya. Hanya tersisa beberapa pejabat dan pasukan yang berhasil kabur yang masuk di pasukan Raden Wijaya yang melarikan diri ke Madura.
Baca juga: Kisah Raja Mataram Hukum Mati Tim Sukses Bupati Surabaya Adi Jangrana usai Berkhianat
Konon serangan dari Jayakatwang sebagaimana dicantumkan dalam Kitab Pararaton terjadi pada tahun Saka 1197 atau 1275 Masehi. Tahun itu merupakan tahun yang sama dengan pengiriman pasukan besar-besaran Singasari ke Melayu.
Pengiriman itu juga memang membuahkan hasil gemilang bagi Kerajaan Singasari. Sejumlah kerajaan di Pulau Sumatera dan Semenanjung Melayu bertekuk lutut, sebagaimana dikutip dari buku "Pararaton: Biografi Para Raja Singhasari-Majapahit", Jumat (6/9/2024).
Namun, catatan Pararaton itu berbeda dengan sumber di Nagarakretagama yang menyebut pengiriman pasukan ke Melayu pada 1275 Masehi. Sedangkan kematian Srī Kertanagara, Raja Singasari terakhir terjadi pada tahun 1292 Masehi.
Itu artinya, ada selisih enam belas tahun antara dua peristiwa tersebut. Berita ini diperkuat oleh Prasasti Singhasari tahun 1351 yang juga menyebut Srī Kertanagara meninggal pada Saka 1214 bulan Jyesta atau antara Mei-Juni 1292.
Sang Raja Kertanagara dan permaisurinya harus tewas. Tak ketinggalan para pejabat tinggi dan pasukannya juga tak bisa melawan takdir berakhir hidupnya. Hanya tersisa beberapa pejabat dan pasukan yang berhasil kabur yang masuk di pasukan Raden Wijaya yang melarikan diri ke Madura.
Baca juga: Kisah Raja Mataram Hukum Mati Tim Sukses Bupati Surabaya Adi Jangrana usai Berkhianat
Konon serangan dari Jayakatwang sebagaimana dicantumkan dalam Kitab Pararaton terjadi pada tahun Saka 1197 atau 1275 Masehi. Tahun itu merupakan tahun yang sama dengan pengiriman pasukan besar-besaran Singasari ke Melayu.
Pengiriman itu juga memang membuahkan hasil gemilang bagi Kerajaan Singasari. Sejumlah kerajaan di Pulau Sumatera dan Semenanjung Melayu bertekuk lutut, sebagaimana dikutip dari buku "Pararaton: Biografi Para Raja Singhasari-Majapahit", Jumat (6/9/2024).
Namun, catatan Pararaton itu berbeda dengan sumber di Nagarakretagama yang menyebut pengiriman pasukan ke Melayu pada 1275 Masehi. Sedangkan kematian Srī Kertanagara, Raja Singasari terakhir terjadi pada tahun 1292 Masehi.
Itu artinya, ada selisih enam belas tahun antara dua peristiwa tersebut. Berita ini diperkuat oleh Prasasti Singhasari tahun 1351 yang juga menyebut Srī Kertanagara meninggal pada Saka 1214 bulan Jyesta atau antara Mei-Juni 1292.
Lihat Juga :