Kronologi Toko Kue Bogor Dapat Order Fiktif Rp4 Juta ke Markas Kodim Depok
Rabu, 04 September 2024 - 16:34 WIB
loading...
Suami pemilik Toko Kue Rafitas Cake, Sasetyo Edi Purnomo bersama sang istri didampingi Dandim 0508/Depok mendatangi Polres Metro Depok untuk melaporkan kasus order fiktif, Rabu (4/9/2024). FOTO/MPI/REFI SANDI
A
A
A
JAKARTA - Suami pemilik Toko Kue Rafita's Cake, Sasetyo Edi Purnomo bersama sang istri didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok mendatangi Polres Metro Depok. Kedatangan mereka bertujuan membuat laporan tindak pidana penipuan order kue fiktif sebanyak dua buah senilai Rp4 juta yang diminta dikirim ke Markas Kodim Depok.
Sasetyo menjelaskan kronologi berawal pada Jumat (31/8/2024), admin dari toko kue menerima order untuk pemesanan dua buah kue ulang tahun, kemudian pada saat diminta down payment (DP), terduga pelaku oknum TNI gadungan mengatasnamakan Serda Vega Wibowo ini tidak mau. Tapi, berjanji akan menyelesaikan pembayarannya di kantor Kodim.
"Beliau ini mengatasnamakan Serda Vega Wibowo, kemudian dalam perjalanan kami janjikan untuk bisa diantarkan hari Sabtu (1/9/2024) sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam perjalanan dari Bogor sampai ke Kodim Depok, pelaku meminta titipan ginseng dan miras, Joni walker, Vodka dan Wiskhi senilai Rp18 juta," kata Sasetyo kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Rabu (4/9/2024).
"Saya diminta untuk transfer DP ke nomor telepon yang pelaku disebutkan, ternyata dalam perjalanan itu orang yang mengaku Serda Vega Wibowo itu hanya pesanannya dan DP-nya saja, tidak pernah mempertanyakan tentang kue pesanannya. Artinya dari situ sudah jelas bahwa yang dikejar oleh pelaku hanya transferan DP saja. Dan bisa dipastikan bahwa itu adalah penipuan," tambahnya.
Sasetyo menyebut saat sampai di Kodim Depok, bertemu dengan perwira piket dan menanyakan sosok Serda Vega Wibowo. Namun, nama tersebut tidak ada.
"Ternyata dari piket pun mengkonfirmasi ada korban lain dan kuenya sudah ada di situ, jadi selain saya sudah ada korban penipuan sebelumnya," ucapnya.
Sasetyo menjelaskan kronologi berawal pada Jumat (31/8/2024), admin dari toko kue menerima order untuk pemesanan dua buah kue ulang tahun, kemudian pada saat diminta down payment (DP), terduga pelaku oknum TNI gadungan mengatasnamakan Serda Vega Wibowo ini tidak mau. Tapi, berjanji akan menyelesaikan pembayarannya di kantor Kodim.
"Beliau ini mengatasnamakan Serda Vega Wibowo, kemudian dalam perjalanan kami janjikan untuk bisa diantarkan hari Sabtu (1/9/2024) sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam perjalanan dari Bogor sampai ke Kodim Depok, pelaku meminta titipan ginseng dan miras, Joni walker, Vodka dan Wiskhi senilai Rp18 juta," kata Sasetyo kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Rabu (4/9/2024).
"Saya diminta untuk transfer DP ke nomor telepon yang pelaku disebutkan, ternyata dalam perjalanan itu orang yang mengaku Serda Vega Wibowo itu hanya pesanannya dan DP-nya saja, tidak pernah mempertanyakan tentang kue pesanannya. Artinya dari situ sudah jelas bahwa yang dikejar oleh pelaku hanya transferan DP saja. Dan bisa dipastikan bahwa itu adalah penipuan," tambahnya.
Sasetyo menyebut saat sampai di Kodim Depok, bertemu dengan perwira piket dan menanyakan sosok Serda Vega Wibowo. Namun, nama tersebut tidak ada.
"Ternyata dari piket pun mengkonfirmasi ada korban lain dan kuenya sudah ada di situ, jadi selain saya sudah ada korban penipuan sebelumnya," ucapnya.
Lihat Juga :