Otak Pembunuhan Bos Pelayaran Diduga Gelapkan Pajak Perusahaan Rp1,8 Miliar

Rabu, 26 Agustus 2020 - 16:53 WIB
loading...
Otak Pembunuhan Bos...
Keluarga Sugianto (51), pengusaha pelayaran yang menjadi korban pembunuhan melaporkan NL otak pembunuhan tersebut terkait kasus dugaan penggelapan pajak.Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Selain menjadi otak pembunuhan terhadap pengusaha pelayaran Sugianto (51), NL juga diduga telah menggelapkan pajak perusahaan. Keluarga Sugianto memperkirakan pajak yang digelapkan NL mencapai Rp1,8 miliar.

"Dari tahun 2015 kurang lebih. Ini kita juga masih cari data, karena terus terang memang data banyak yang dipegang NL. Hampir semua data dan banyak mungkin sudah banyak data yang diambil NL," ungkap salah satu kerabat Sugianto, Hari kepada SINDONews di Mapolres Metro Jakarta Utara , Rabu (26/8/2020). Menurut dia, dugaan penggelapan uang pajak yang dilakukan NL mencapai Rp1,8 miliar.

"Itu masih dalam proses pengumpulan data data. Diperkirakan angka terakhir mencapai Rp1,8 miliar ada pemberitahuan dari kantor pajak," ujarnya. Berdasarkan informasi dari Hari, NL diketahui sudah bekerja di perusahaan milik Sugianto sejak tahun 2012. (Baca: Otak Penembakan Bos Pelayaran Dilaporkan ke Polisi Terkait Penggelapan Pajak)

Selama bekerja di perusahaan, NL merupakan orang kepercayaan Sugianto bahkan dianggap seperti keluarga. Menurut Hari, dalam keterlibatan NL menjadi dalang pembunuhan Sugianto membuat keluarga terkejut dan tidak menyangka bahwa orang yang selama ini dipercaya memegang keuangan perusahaan adalah otak dari pembunuhan.

"Kita terus terang sangat syok, terutama istri dan anaknya. karena dimata keluarga NL sudah dianggap sebagai keluarga. Ada acara diundang makan bersama ada kesulitan apa juga dibantu," ucap Hari.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cha Eun-woo Siap Bayar...
Cha Eun-woo Siap Bayar Pajak Rp149 Miliar setelah Tagihan Terbit
Amankan Rp2,8 Triliun...
Amankan Rp2,8 Triliun dari Penegakan Hukum Pajak, DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama
Konstruksi Korupsi Kepala...
Konstruksi Korupsi Kepala KPP Banjarmasin, KPK: Minta Uang Apresiasi untuk Golkan Restitusi Pajak
Rekomendasi
Indonesia Sabet 1 Emas,...
Indonesia Sabet 1 Emas, 2 Perak, dan 2 Perunggu di Olimpiade Fisika Internasional 2026
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Berita Terkini
Dokter Tifa Optimistis...
Dokter Tifa Optimistis Eksepsinya Dikabulkan Hakim
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Infografis
Perusahaan Pemungut...
Perusahaan Pemungut Pajak Digital Sudah Ditunjuk, Siapa Saja?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved