alexametrics

Dampak Gempa Bumi di Ambon, 30 Meninggal dan 156 Luka

loading...
Dampak Gempa Bumi di Ambon, 30 Meninggal dan 156 Luka
Berdasar laporan BPBD Provinsi Maluku, sampai hari ini, Minggu (29/9/2019) pukul 07.00 WIT, jumlah korban dampak gempa bumi berkekuatan 6,8 Skala Richter masih bertambah. Foto/Istimewa/BNPB
A+ A-
JAKARTA - Berdasar laporan BPBD Provinsi Maluku, sampai hari ini, Minggu (29/9/2019) pukul 07.00 WIT, jumlah korban dampak gempa bumi berkekuatan 6,8 Skala Richter masih bertambah. Dilaporkan korban meninggal dunia berjumlah 30 jiwa dan korban luka 156 orang.

Plt Kapusdatinmas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews mengatakan, pendataan akan terus dilakukan oleh BPBD Provinsi Maluku, BPBD Kota Ambon, BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat dan BPBD Kabupaten Maluku Tengah.

“BNPB mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu dan mendampingi BPBD Provinsi dan Kabupaten/Kota di Maluku agar penanganan pasca-bencana gempa bumi pada 26 September 2019,” katanya.



Wali Kota Ambon pada 27 September 2019 mengeluarkan Surat Keputusan No 711 Tahun 2019 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Gempabumi Kota Ambon Tahun 2019, mulai 26 September sampai 9 Oktober 2019. Selanjutnya Wali Kota Ambon juga mengeluarkan Surat Keputusan No 712 Tahun 2019 tentang Pembentukan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana (Posko PDB) Gempabumi Kota Ambon.

Dalam struktur Posko PDB gempa bumi Kota Ambon, Wali Kota Ambon sebagai penanggung jawab dan menunjuk Sekretaris Kota Ambon sebagai Komandan dan Kepala BPBD Kota Ambon sebagai Wakil Komandan PDB.

Dengan keluarnya SK Penetapan Status Tanggap Darurat dan Struktur Komando PDB gempa bumi Kota Ambon diharapkan penanganan pasca-bencana gempa bumi Kota Ambon dapat belangsung dengan baik dan lancar.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak