Kisah Sultan Mataram Singkirkan Untung Surapati usai Menang Perang Lawan Belanda

Selasa, 27 Agustus 2024 - 07:33 WIB
loading...
Kisah Sultan Mataram...
Lukisan terbunuhnya Kapten Tuck oleh Untung Surapati. Foto/ Tropenmuseum/Indonesia.go.id
A A A
UNTUNG Surapati diusir dari Kartasura usai berhasil membunuh pimpinan perang VOC Belanda. Untung Suropati sendiri berhasil membunuh Kapten Tack yang menjadi komandan pasukan VOC dengan tombak sakti.

Hal ini agar Kerajaan Mataram yang kala itu berpusat di Kartasura, bisa aman dan tak ditagih utang. Kebetulan memang Kesultanan Mataram saat itu memiliki utang kepada VOC.

Maka agar gak mempengaruhi hubungan antara dengan pimpinan VOC Belanda, penguasa Mataram kala itu Sultan Amangkurat II menyingkirkan Untung Surapati.

Baca Juga: Kisah Berani Mati Letjen (Purn) Soegito, Jenderal Kopassus Ini Minta Anak Buah Habisi Nyawanya di Palagan Timur

Sang sultan memiliki ide strategi cerdas dengan diangkat sebagai adipati di wilayah luar yang jauh di timur, yakni di Pasuruhan dengan gelar Wiranegara.

Taktik memberinya jabatan itu sebenarnya untuk menyingkirkan Untung Surapati secara halus. Tanggungjawabnya sebagai raja untuk menjaga keamanan Kartasura dari perang melawan VOC, membuat strategi cerdas ini muncul.

Hal ini juga tercantum dalam "Untung Surapati : Melawan VOC Sampai Mati: Kisah dan Sejarah Hidup Untung Surapati Sejak Jadi Budak Hingga Pahlawan".

Siasat tersebut ditujukan untuk meyakinkan pada VOC bahwa Sunan Amangkurat II ingin menangkap Untung Surapati yang akan memberontak terhadap Kartasura dan telah membunuh Kapten Tack.

Baca Juga: Kisah Pengkhianatan Berujung Gugurnya 35 Pejuang Kompi Gagak Lodra di Lereng Gunung Bromo

Selain Untung Surapati, Sunan Amangkurat II pula menyingkirkan Patih Anrangkusuma. Sebab Anrangkusuma yang anti VOC tersebut melindungi Untung Surapati, yang merupakan putra menantunya sendiri.

Sesudah Anrangkusuma mendampingi pemerintahan Untung Surapati di Pasuruhan, Sunan Amangkurat II menobatkan Arya Sindurreja sebagai patih di Kartasura.

Peristiwa sejarah Untung Surapati juga dikisahkan pada Babad Trunajaya-Surapati dan Babat Surapati.

Babad Tanah Jawa juga mengisahkannya peristiwa sejarah Untung Surapati tersebut dikisahkan menjadi dua bagian, yakni pengangkatan Untung Surapati sebagai Adipati Wiranagara dan pengejaran dari Kartasura ke Pasuruhan.

Semasa menjabat sebagai adipati di Pasuruhan, Untung Surapati dikenal dengan Tumenggung Wiranagara berhasil menaklukkan beberapa wilayah di Jawa Timur, di antaranya Bangil, Prabalingga, Pajarakan, Japan, Wirasaba, Daha, Sarengat di Ngantang, dan Gunung Wilis.

Konon setelah pengangkatan Untung Surapati sebagai adipati di Pasuruhan, Sunan Amangkurat II memerintahkan pada putra menantu Patih Anrangkusuma itu untuk membuat kekacauan di sepanjang jalan dari Kartasura ke Pasuruhan.

Hal ini dimaksudkan agar pengejaran pasukan gabungan Madura-Surabaya terhadap Untung Surapati beserta Patih Anrangkusuma tersebut tidak dicurigai oleh VOC sebagai sandiwara belaka.

Perihal kepergian Untung Surapati dan Patih Anrangkusuma dari Kartasura ke Pasuruhan, dengan membuat kerusuhan di perjalanan dan dikejar-kejar sambil diserang oleh pasukan gabungan Madura - Surabaya tersebut dikisahkan secara gamblang Babad Trunajaya-Surapati.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved