GSM Gelar Ng(K)aji Pendidikan, Menemukan Kembali Indonesia yang Hilang
Senin, 26 Agustus 2024 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
“Indonesia tidak hilang secara fisik. Teritorialnya juga tidak berkurang sedikit pun, tetapi yang hilang adalah reputasinya di kancah internasional. Kita tidak banyak dibicarakan, seakan tidak seperti negara yang besar di Asia, bahkan Asia Tenggara,” ujarnya.
“Bangsa yang berpengetahuan dan berteknologi dari kearifan dan kebudayaan lokal. Nah, itu yang harus digali, lalu, diimajinasikan bangsa itu mau ke mana dengan narasi. Harapannya, narasi itu tidak berhenti di kegiatan Ng(k)aji Pendidikan, tetapi juga mampu disebar oleh peserta yang hadir kepada kawan guru lainnya,” tambahnya.
Rizal menguatkan kalau Indonesia dapat dijadikan pusat sumber energi terbarukan di dunia. Salah satunya lewat Sungai Mamberamo di Papua sebagai sumber energi listrik berbasis air terbesar di dunia. Setara dengan China yang mencapai hingga 22 Gigawatt hours.
Selain itu, melimpahnya cadangan panas bumi, biodiversitas yang beragam sebagai sumber teknologi pangan dan obat-obatan. Termasuk kemajemukan budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat pluralisme kebudayaan dunia adalah potensi-potensi yang diserukan Rizal atas Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 800 orang, terdiri atas guru ataupun pegiat pendidikan. Mereka hadir mewakili sekitar tujuh puluh komunitas daerah GSM yang tersebar di seluruh negeri. Dampak dari GSM terhadap ekosistem pengajaran di setiap kota nampak nyata. Buktinya banyak komunitas yang tetap meyakinkan diri untuk hadir, meskipun terpaut jarak yang amat jauh dari lokasi acara.
“Bangsa yang berpengetahuan dan berteknologi dari kearifan dan kebudayaan lokal. Nah, itu yang harus digali, lalu, diimajinasikan bangsa itu mau ke mana dengan narasi. Harapannya, narasi itu tidak berhenti di kegiatan Ng(k)aji Pendidikan, tetapi juga mampu disebar oleh peserta yang hadir kepada kawan guru lainnya,” tambahnya.
Rizal menguatkan kalau Indonesia dapat dijadikan pusat sumber energi terbarukan di dunia. Salah satunya lewat Sungai Mamberamo di Papua sebagai sumber energi listrik berbasis air terbesar di dunia. Setara dengan China yang mencapai hingga 22 Gigawatt hours.
Selain itu, melimpahnya cadangan panas bumi, biodiversitas yang beragam sebagai sumber teknologi pangan dan obat-obatan. Termasuk kemajemukan budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat pluralisme kebudayaan dunia adalah potensi-potensi yang diserukan Rizal atas Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 800 orang, terdiri atas guru ataupun pegiat pendidikan. Mereka hadir mewakili sekitar tujuh puluh komunitas daerah GSM yang tersebar di seluruh negeri. Dampak dari GSM terhadap ekosistem pengajaran di setiap kota nampak nyata. Buktinya banyak komunitas yang tetap meyakinkan diri untuk hadir, meskipun terpaut jarak yang amat jauh dari lokasi acara.
Lihat Juga :