alexametrics

Video Mesum Berseragam ASN Direkam di Parkir Mal untuk Kenang-kenangan

loading...
Video Mesum Berseragam ASN Direkam di Parkir Mal untuk Kenang-kenangan
RIA (31) tersangka pemeran, perekam, dan pengunggah foto-video panas bersama RJ yang mengenakan seragam ASN, mengaku merekam adegan itu saat istirahat sekolah di dalam mobil itu pada Juni 2019 saat jam istirahat sekolah. Foto barang bukti/SINDOnews/Agus W
A+ A-
BANDUNG - RIA (31) tersangka pemeran, perekam, dan pengunggah foto-video panas bersama RJ yang mengenakan seragam aparatur sipil negara (ASN), mengaku merekam adegan itu saat istirahat sekolah. Kepada penyidik, RIA mengaku merekam adegan tak senonoh di dalam mobil itu pada Juni 2019 saat jam istirahat sekolah. RIA merekam menggunakan kamera telepon seluler di tempat parkir sebuah pusat perbelanjaan di Kabupaten Purwakarta.

RIA mengaku telah menjalin hubungan asmara terlarang dengan RJ selama satu tahun. RJ telah memiliki suami. Sedangkan RIA telah menikah dan memiliki anak.

"Tersangka RIA mengaku merekam adegan tersebut untuk kenang-kenangan. RIA dan RJ telah menjalin hubungan perselingkuhan selama kurang lebih 1 tahun," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Jabar AKBP Hari Brata di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jumat (20/9/2019).



Pada Agustus 2019, ujar Hari, pelaku RIA mendistribusikan dua konten video dari video yang dibuat pelaku di area parkir pusat perbelanjaan tersebut ke forum grup Facebook “WA BOKEP”.

Peaku beralasan tidak rela ditinggalkan dan mengakhiri hubungan dengan RJ. Sehingga memotivasi pelaku mengunggah video ke grup tersebut karena sakit hati.

"Unggahan RIA itu, beredar luas dan salah satunya didistribusikan oleh akun Twitter “Hijabbondage” pada Sabtu 14 September 2019," ujar dia.

Lantaran meresahkan masyarakat, tutur Hari, anggota Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jabar mengamankan tersangka RIA dan RJ pada Kamis 19 September 2019 sekitar pukul 20.19 WIB. "RJ ditangkap di Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta. Sedangka RIA di Kompleks Kota Permata Purwakarata," tutur Hari.

Disinggung tentang pelaku RJ, Wadirreskrimsus mengungkapkan, saat pelaku RIA merekam, RJ mengaku tidak sadar. "Pemeran perempuan (RJ) mengaku tidak tahu jika direkam," ungkap dia.
(sms)
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak