Dewan Adat Papua Persoalkan Pertemuan 61 Tokoh dengan Presiden Jokowi

Selasa, 17 September 2019 - 20:21 WIB
Dewan Adat Papua Persoalkan...
Dewan Adat Papua Persoalkan Pertemuan 61 Tokoh dengan Presiden Jokowi
A A A
JAYAPURA - Dewan Adat Papua (DAP) mempertanyakan 61 orang yang mengatasnamakan tokoh Papua bertemu Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu di Istana Negara. Sekretaris DAP Leonard Imbiri kepada awak media di Sekretariat DAP Papua di Abepura mengatakan, ke 61 orang tersebut tidak mempresentasikan aspirasi seluruh masyarakat Papua. Malah seperti terjebak pada skenario yang dilakukan oleh 'Mafia Formal'.

"Mulai proses perekrutan, dan pernyataan semua orang itu sangat tidak demokratis dan terkesan sembunyi-sembunyi. Ini yang kami sebut ada mafia formal yang bermain," kata Leonard.

Disampaikan, perginya 61 orang menghadap Presiden Joko Widodo tidak bekerja sesuai mekanisme ketatanegaraan. Karena tidak melibatkan institusi pemerintahan yang ada di Papua sebagai wakil pemerintah pusat.

"Ada Pemprov Papua dan Papua Barat, ada DPR Papua dan Papua Bara, ada MRP Papua dan Papua Barat, ada bupati dan wali kota se Papua dan Papua Barat, ini tidak dilibatkan dalam rekruitmen 61 orang," jelasnya.

Atas hal itu, pihaknya meminta Presiden Joko Widodo mengevaluasi aparatur sipil negara untuk tidak menggunakan cara-cara mafia dalam merespon persoalan Papua. Karena cara tersebut merugikan kredibilitas Presiden Joko Widodo, Negara dan merugikan uang rakyat.

"Ini harus dievaluasi. Kami berharap kedepan tidak ada cara-cara seperti ini, karena akan merugikan. Saya sampaikan juga kepada masyarakat adat Papua untuk tidak mudah menyerahkan diri pada skenario pihak lain yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat adat Papua," tegasnya.

Sebelumnya, sebanyak 61 orang tokoh Papua bertemu di Istana Merdeka Jakarta bersama Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan tersebut, ke 61 orang tokoh tersebut menyodorkan beberapa aspirasi masyarakat Papua, antaranya adalah adanya Daerah Otonom Baru (DOB) di Provinsi Papua.
(sms)
Berita Terkait
Penyelesaian Papua Harus...
Penyelesaian Papua Harus dengan Pendekatan Persuasif Bukan Kekuasaan
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
KontraS Sorot Dugaan...
KontraS Sorot Dugaan Penembakan terhadap Tiga Warga Sipil di Papua
OPM Tembak Warga Sipil...
OPM Tembak Warga Sipil di Tembagapura, 1 Korban Kritis
Bentrok di Sentani Masih...
Bentrok di Sentani Masih Berlanjut, Dua Kubu Lengkapi Sajam
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
45 menit yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
1 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
1 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
2 jam yang lalu
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
2 jam yang lalu
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
3 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved