alexametrics

Asap Tebal Akibat Karhutla Mulai Ganggu Aktivitas Warga Pontianak

loading...
Asap Tebal Akibat Karhutla Mulai Ganggu Aktivitas Warga Pontianak
Kabut asap akibat karhutla menyelimuti Kota Pontianak, Minggu (15/9/2019). Foto: iNews TV/Uun Yuniar
A+ A-
PONTIANAK - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Kalimantan Barat sejak dua bulan belakangan mulai mengganggu aktivitas warga. Saat ini asap tebal menyelimuti sejumlah daerah di Kalimantan Barat, terutama di Kota Pontianak.

Pada Minggu (15/9/2019) siang, berdasarkan alat pengukur BMKG, kualitas udara di Kota Khatulistiwa sudah menunjukkan angka di 264, yang artinya kualitas udara sangat tidak sehat. Hujan yang sempat mengguyur Kota Pontianak pada empat hari lalu tidak membuat ketebalan asap berkurang.

Warga Kota Pontianak mulai banyak yang mengeluhkan kondisi kualitas udara yang sangat tidak sehat itu. Warga mulai merasakan dampaknya, salah satunya nafas jadi sesak serta mata perih, sehingga aktivitas masyarakat di luar menjadi terganggu.



“Mulai terganggu dari segi penglihatan. Menghirup udara jadi sesak, mata perih. Karena asap penghilangan (jarak pandang) berkurang," kata Aisah, salah satu warga Kota Pontianak.

Sementara itu, Sandi, salah satu pengendara sepeda motor mengaku sudah sejak sepekan lebih ketebalatan asap di Kota Pontianak terus meningkat. Sehingga aktivitasnya di luar rumah menjadi terganggu.

"Sudah seminggu lebih begini, tapi yang paling parah hari ini," pungkasnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak