Bupati Muba Sambut Kunjungan Kerja Pangdam II/Sriwijaya

Selasa, 25 Agustus 2020 - 19:18 WIB
loading...
Bupati Muba Sambut Kunjungan...
Bupati Muba Sambut Kunjungan Kerja Pangdam II/Sriwijaya
A A A
SEKAYU - Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin bersama Jajaran Forkopimda menyambut Kunjungan Kerja Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa (25/8/2020).

Dikatakan Pangdam II/Sriwijaya, tujuan utama dirinya mengunjungi Bumi Serasan Sekate ialah untuk mengecek kesatuannya yaitu Kodim 0401/Muba, sekaligus bersilaturahmi dengan Bupati Muba beserta Jajaran Forkopimda di Kabupaten Muba.

"Apapun itu program dari Bupati Muba, kami siap mendukung demi untuk mensejahterakan masyarakat. Kemudian juga saya berharap anggota dari kesatuan kami dapat menjadi penegak protokol kesehatan, membantu pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,"ucapnya.

Jenderal Bintang Dua ini juga menyampaikan, bahwa untuk Karhutlah sendiri sinergi dengan Bupati Muba bahwa pencegahan lebih diutamakan. Belajar dari tahun sebelumnya, tentu sudah ditetapkan titik-titik wilayah api agar jangan sampai kejadian seperti tahun kemarin.

"Saya sudah sampaikan dengan Bupati, bahwasannya pencegahan disini kita utamakan, kita lakukan sosialisasi ke masyarakat jangan membuka lahan dengan membakar hutan. Saya juga apresiasi atas dukungan Pemkab Muba menganggarakan alokasi dana yang besar untuk program TMMD, dua tahun yang lalu Kabupaten Muba terbesar di wilayah sriwijaya, nah mudah-mudahan tahun akan datang dapat jadi contoh terbesar di Indonesia, demi kesejahteraan masyarakat,"bebernya

Sementara itu Bupati Muba mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pangdam II/Sriwijaya ke Kabupaten Muba. Dirinya menyampaikan bahwa dari dulu hingga sekarang Pemkab Muba bersama Jajaran Forkopimda akan terus kompak, bersinergi untuk membangun Kabupaten Muba.

"Kami punya kekayaan SDA yang melimpah, baik itu di sektor gas, minyak dan perkebunan namun wilayah kami juga punya tantangan di musim kemarau biasanya terjadi Karhutlah, disini saya tegaskan saya tidak mau lagi biasanya, harus ada pencegahan lebih dini. Maka dari itu kami anggarkan alokasi dana lebih kurang Rp15 miliar untuk pencegahan dan pengendalian Karhutlah. Termasuk sarana dan prasarana serta biaya operasional TNI dan Polri dalam berjibaku di lapangan, sehingga bisa mengajak masyarakat jangan buka lahan dengan melakukan pembakaran,"pungkas Dodi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Unilever Indonesia Bukukan...
Unilever Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp2,1 Triliun di Semester I 2026
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Segera Ditutup, Hindari Kesalahan Dokumen yang Bikin Gugur
Fanomenon Coachella...
Fanomenon Coachella Versi K-Pop Resmi Diluncurkan, Target Raup Rp12 Triliun
Berita Terkini
Ratusan Petani Tembakau...
Ratusan Petani Tembakau Demo, Peringatkan Ancaman PP 28/2024 terhadap Jutaan Pekerja IHT
P2RPTI Jateng Perkuat...
P2RPTI Jateng Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal dan Sejahterakan Petani Tembakau
Pramono Yakin Obligasi...
Pramono Yakin Obligasi Daerah Tak Akan Bebani Gubernur Selanjutnya
Bea Cukai dan BAIS TNI...
Bea Cukai dan BAIS TNI Gagalkan Peredaran Miras Berpita Cukai Palsu Senilai Rp12,55 Miliar di Bali
Kapolda Metro Jaya Pimpin...
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab 22 Pejabat Utama dan Kapolres, Ini Daftarnya
Kementerian Hukum Serahkan...
Kementerian Hukum Serahkan SK Penegasan WNI kepada 7 Warga Keturunan Filipina di Bitung
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved