Remaja Tewas Dibacok di Jalan Pantura Semarang, 1 Kritis Perut Sobek
Minggu, 18 Agustus 2024 - 06:40 WIB
loading...
A
A
A
Mereka menamakan diri kelompok gangster Senyap Boys.Sekira pukul 01.00 WIB, Dava dan dua korban berboncengan satu motor, yakni Honda Vario warna abu-abu tanpa nomor polisi meninggalkan Kawasan Barito.
Di traffic light perempatan Mugas Kota Semarang, yang lokasinya masih jauh dari TKP, kelompok korban dilempari batu oleh kelompok lain. “Saksi bersama dua korban kemudian tancap gas ke arah barat,” lanjut Kompol Indra.
Ternyata, mereka dikejar kelompok lain dengan sepeda motor. Mereka yang mengejar mengayunkan celurit. Di TKP, motor yang ditumpangi korban menabrak median jalan, mereka terjatuh.
Kepala Firen menghantam tiang lampu jalan, meninggal dunia di lokasi, sementara Kolidin luka robek di perut diduga akibat senjata tajam, dia juga patah tulang di paha kanan dan pergelangan tangan kanan.
Polisi yang menerima informasi mendatangi TKP dan melakukan sejumlah penyelidikan. Saksi yang hidup dimintai keterangan intensif, sembari ditangani tim medis. Sementara para korban yang meninggal, jenazahnya dibawa ke rumah sakit.
Di traffic light perempatan Mugas Kota Semarang, yang lokasinya masih jauh dari TKP, kelompok korban dilempari batu oleh kelompok lain. “Saksi bersama dua korban kemudian tancap gas ke arah barat,” lanjut Kompol Indra.
Ternyata, mereka dikejar kelompok lain dengan sepeda motor. Mereka yang mengejar mengayunkan celurit. Di TKP, motor yang ditumpangi korban menabrak median jalan, mereka terjatuh.
Kepala Firen menghantam tiang lampu jalan, meninggal dunia di lokasi, sementara Kolidin luka robek di perut diduga akibat senjata tajam, dia juga patah tulang di paha kanan dan pergelangan tangan kanan.
Polisi yang menerima informasi mendatangi TKP dan melakukan sejumlah penyelidikan. Saksi yang hidup dimintai keterangan intensif, sembari ditangani tim medis. Sementara para korban yang meninggal, jenazahnya dibawa ke rumah sakit.
(ams)
Lihat Juga :