Survei Pilkada Kabupaten Jayapura 2024, Ted Yones Mokay Unggul
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
"Survei ini menggunakan jumlah sampel sebesar 1.000 orang responden dan menggunakan metode multistage random sampling. Dengan asumsi metode sample random sampling, ukuran sampel basis 1.000 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar sekitar 3,09 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen,” ujar Togu.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Adapun kendali kualitas terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check) dan dalam kendali kualitas ini tidak ditemukan kesalahan berarti.
Togu mengungkapkan, hasil survei menemukan bahwa sebanyak 57,8 persen yang mengetahui akan adanya pilkada di Kabupaten Jayapura. Sebanyak 42,2 persen tidak mengetahuinya.
Hasil survei LKPI tersebut direspons oleh Pengamat Politik UIN Jakarta Rikal Dikri. Dia berpendapat, hasil survei LKPI tersebut menunjukkan elektabilitas Ted Yones Mokay sulit tersaingi oleh kandidat lainnya. Dia menilai ini merupakan gambaran masyarakat Kabupaten Jayapura yang menginginkan Ted Yonea Mokay menjadi pemimpin nomor satu di Kabupaten Jayapura.
Dia melanjutkan, mesin-mesin partai politik pengusung dan relawan Ted Yones juga harus tetap dijalankan secara optimal untuk lebih meningkatkan elektabilitas Ted Yones. "Partai mana saja yang menjadi pendukung Ted Yones yang dianggap sebagai variabel penentu dalam memenangkan kontestasi," ujar Rikal.
Dia melanjutkan, ini semua kembali kepada komitmen dan kerja keras kandidatnya saat pilkada nanti. Sehingga, survei ini bisa dijadikan sebagai rujukan dan referensi bagi parpol dalam menentukan calon bupati yang akan diusung.
"Soal bagaimana peluang kemenangan kembali kepada kerja-kerja politik kandidat. Namun, hasil survei ini masih bisa berubah karena beragam faktor seperti visi misi, pemberian uang, ajakan orang tua, kepala suku di Jayapura, pimpinan gereja, atau calon tersebut tidak dapat tiket partai politik," pungkasnya.
Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Adapun kendali kualitas terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check) dan dalam kendali kualitas ini tidak ditemukan kesalahan berarti.
Togu mengungkapkan, hasil survei menemukan bahwa sebanyak 57,8 persen yang mengetahui akan adanya pilkada di Kabupaten Jayapura. Sebanyak 42,2 persen tidak mengetahuinya.
Hasil survei LKPI tersebut direspons oleh Pengamat Politik UIN Jakarta Rikal Dikri. Dia berpendapat, hasil survei LKPI tersebut menunjukkan elektabilitas Ted Yones Mokay sulit tersaingi oleh kandidat lainnya. Dia menilai ini merupakan gambaran masyarakat Kabupaten Jayapura yang menginginkan Ted Yonea Mokay menjadi pemimpin nomor satu di Kabupaten Jayapura.
Dia melanjutkan, mesin-mesin partai politik pengusung dan relawan Ted Yones juga harus tetap dijalankan secara optimal untuk lebih meningkatkan elektabilitas Ted Yones. "Partai mana saja yang menjadi pendukung Ted Yones yang dianggap sebagai variabel penentu dalam memenangkan kontestasi," ujar Rikal.
Dia melanjutkan, ini semua kembali kepada komitmen dan kerja keras kandidatnya saat pilkada nanti. Sehingga, survei ini bisa dijadikan sebagai rujukan dan referensi bagi parpol dalam menentukan calon bupati yang akan diusung.
"Soal bagaimana peluang kemenangan kembali kepada kerja-kerja politik kandidat. Namun, hasil survei ini masih bisa berubah karena beragam faktor seperti visi misi, pemberian uang, ajakan orang tua, kepala suku di Jayapura, pimpinan gereja, atau calon tersebut tidak dapat tiket partai politik," pungkasnya.
(ams)
Lihat Juga :