Dharma-Kun Lolos Verifikasi KPU, Pengamat Ungkap Sejumlah Skenario Pilkada Jakarta

Jum'at, 16 Agustus 2024 - 17:31 WIB
loading...
Dharma-Kun Lolos Verifikasi...
Pengamat politik Al Azhar Ujang Komarudin mengungkap sejumlah skenario terkait lolosnya calon independen Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana di Pilkada DKI Jakarta. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lolosnya nama Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana dalam tahapan verifikasi administrasi perbaikan calon gubernur dan wakil gubernur perseorangan atau independen di Pilkada DKI Jakarta dinilai sudah dikondisikan sejak awal.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin mengatakan hal itu bisa saja dilakukan oleh partai penguasa yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). "Bisa dikondisikan juga bisa tidak dikondisikan, ini harus ditanyakan, bisa murni bisa juga tidak. Politik itu cenderung seperti itu. Dikondisikan mungkin-mungkin saja. Tidak juga mungkin-mungkin saja," kata Ujang, Jumat (16/8/2024).

Ujang melihat adanya beberapa skenario yang dilakukan KIM dalam Pilkada DKI Jakarta ini. Pertama ini, KIM membuat skenario melawan kotak kosong. "Itupun bila Dharma-Kun nya tidak maju atau maju, tapi kalau maju tetap melawannya calon independen," jelas dia.

Baca juga: Dasco Ungkap Ridwan Kamil-Suswono Sudah Disetujui KIM Plus, Diumumkan 19 Agustus

Meski begitu, kata dia, calon yang diusung KIM Plus tetap menjadi pemenangnya sekalipun itu ada lawannya yakni Dhrama-Kun yang maju lewat jalur independen.

"Siapa pun calonnya KIM Plus Ridwan Kamil-Kaesang ataupun siapa melawan Dhrama-Kun tetap saja, partai penguasa seperti KIM plus yang didukung memiliki potensi lebih besar kemenangan,itu sudah secara otomatis," kata dia.

Baca juga: KIM Plus Umumkan Pasangan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta pada 19 Agustus

Sementara itu, KPU DKI diminta tetap menjaga independensinya dalam pelaksanan Pilkada DKI. Pasalnya,KPU DKI meloloskan bakal pasangan calon (bapaslon) independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana pada Pilkada Jakarta 2024 guna menghindari kotak kosong.

Lolosnya pasangan Dharma-Kun ini, menurut pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno tak lepas dari kekuasaan elite politik. "Elite partai bisa atur munculnya calon tunggal melawan kotak kosong atau calon tunggal melawan calon jadi-jadian," kata Dosen Ilmu Politik dari UIN Syarif Hidayatullah ini.

Dia pun melihat cara berpolitik di Indonesia saat ini sudah bergeser. Dulu, politik ditentukan akar rumput namun kini politik hari ini sampai pada fase di mana elite partai jadi penentu segala-galanya. "Tentu ini menjadi perhatian bersama, dimana kekuasaan saat ini adalah segala-galanya, seenaknya," kata dia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Rekomendasi
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved