alexametrics

Dua Pelaku Begal Akui Sudah 10 Kali Beraksi Antar Kabupaten/Kota

loading...
Dua Pelaku Begal Akui Sudah 10 Kali Beraksi Antar Kabupaten/Kota
Dua pelaku begal yang telah dibekuk bahkan ditembak lantaran sempat melawan petugas Satuan Reskrim Polres Deliserdang akui sudah sedikitnya 10 kali beraksi antar Kabupaten/Kota di Sumut. Foto/SINDOnews/Andi Yusri
A+ A-
DELISERDANG - Dua pelaku begal yang telah dibekuk bahkan ditembak lantaran sempat melawan petugas Satuan Reskrim Polres Deliserdang akui sudah sedikitnya 10 kali beraksi antar kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut).

Tersangka RH, mengakui sudah sebanyak 10 kali melakukan aksinya. Namun selama bulan Juli melakukan begal, mereka pernah tidak berhasil merampas sepeda motor korban karena ketika melobi korban gagal. "Kita mencari yang bisa dilobi saja," ujarnya di Polres Deliserdang, Lubuk Pakam, Kamis (5/9/2019).

Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan nama kelompok begal tersebut Speak Begal yang punya motto berbeda dari begal lainnya yaitu kalau bisa ngomong baik-baik kenapa pakai kekerasan. "Jadi mereka belajar kalau bisa dengan kata-kata ngapain pakai kekerasan," jelasnya.



Namun kata-kata itu, lanjut AKP Rafles, sudah mengandung kekerasan. "Berhenti kau. Dan kebetulan pada kejadian yang LP (Laporan Polisi) ini ditarik (korban) karena tidak mau berhenti. Ketika sudah berhenti lalu minta surat kemudian mengatakan kau tadi menabrak adikku. Hilang fokus (korban) lalu diambil (sepeda motor)," ungkap AKP Rafles menirukan ucapan korban.

AKP Rafles mengungkapkan terbentuknya kelompok begal ini sejak bulan Juli 2019. "Ketuanya masih simpang siur, kalau informasi dari masyarakat ketuanya RH alias Ucok. Kalau kata RH bukan dia tapi inisial L (buron)," tambahnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak