5 Kontroversi Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun, Perkara Covid-19 hingga Catut KTP Anak Anies Baswedan

Jum'at, 16 Agustus 2024 - 16:40 WIB
loading...
A A A
Kemudian, Dharma juga menyebut bahwa Covid-19 telah direncanakan sejak 2010. Sementara penyebabnya adalah organisasi bernama Rockefeller Foundation.

2. Vaksin adalah Berhala


Masih berhubungan dengan Covid-19, Dharma Pongrekun juga menyebut vaksin sebagai berhala, sehingga ia tidak mau memakainya. Padahal, dulunya vaksin ini sangat digencarkan pemerintah kepada masyarakat.

"Berhala di mata saya berhala di mata Dia. Tuhan marah pada saya. Tuhan bilang begini, “kau enggak percaya sama saya, aku yang ciptakan kau, napasmu dari aku bukan mereka-mereka yang di dunia," ucap Dharma Pongrekun dikutip Jumat (16/8/2024).

3. LHKPN Ateis


Pada 2019, Dharma Pongrekun sempat mendaftar sebagai calon pimpinan (Capim) KPK. Namun, waktu itu dia sempat dikritik karena belum melaporkan harta kekayaan melalui LHKPN.

Menariknya, Dharma mengkritik balik bahwa laporan harta kekayaan penyelenggara negara atau LHKPN sebagai konsep ateis. Eks Wakil Kepala BSSN ini memandang LHKPN tidak sesuai dengan konsep Pancasila dan ketuhanan sebab mengandung nilai ateis dan menanamkan rasa curiga.

4. Dituding Cagub Boneka


Pada kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2024, Dharma Pongrekun memang melaju lewat jalur independen. Meski begitu, pencalonannya dianggap beberapa pihak sebagai ‘settingan’ dan nantinya hanya menjadi boneka.

Menanggapi tudingan itu, Dharma memilih tak ambil pusing dan menyerahkannya kepada Tuhan.

"Enggak apa-apa, nggak apa-apa (dianggap calon boneka). Apa pun yang terjadi, sekali lagi tadi saya berpikirlah dan berimanlah bahwa segala sesuatu kehidupan kita Tuhan sudah menentukan," kata Dharma kepada wartawan di Kantor KPU DKI Jakarta, Kamis (15/8/2024).

5. Catut KTP


Terbaru, Dharma Pongrekun kembali menuai sorotan. Hal ini masih berhubungan dengan pencalonannya di Pilkada Jakarta 2024.

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan bahwa Kartu Tanda Penduduk (KTP) kedua anaknya dicatut untuk mendukung calon independen Dharma Pongrekun dan Kun Wardana. Hal itu diungkapkan mantan Gubernur DKI Jakarta di akun media sosial X (sebelumnya Twitter) @aniesbaswedan, Jumat (16/8/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Rekomendasi
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Tim Pelajar Indonesia...
Tim Pelajar Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional 2026
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
Infografis
Vaksinasi Covid-19 Anak...
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6 Bulan-11 Tahun Mulai Maret 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved