Festival Budaya Lembah Baliem Kemas Budaya dan Tradisi Jadi Daya Tarik Wisata
Selasa, 13 Agustus 2024 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan optimistis FBLB tidak hanya menjadi ajang promosi destinasi wisata, seni dan budaya serta produk-produk ekonomi kreatif. Namun kedepannya harapan kita bersama bahwa akan lahir banyak lagi para pelaku ekonomi kreatif (Ekraf).
Baca juga: Kisah Cinta Jenderal Wismoyo Arismunandar Diselamatkan Soeharto dari Rasa Malu saat Lamar Adik Ibu Tien
"Sehingga nantinya kegiatan ini akan terus berkelanjutan dan semakin berkualitas, tentunya dengan selalu berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi, serta menetapkan semangat 3G, yakni Gercep, Geber, Gaspol,” kata Sandiaga Uno dikutip Selasa (13/8/2024).
Kegiatan yang diadakan turun-temurun ini terpilih sebagai salah satu dari agenda Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Program ini mempromosikan destinasi pariwisata melalui event yang bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara serta menggerakkan wisatawan nusantara agar berwisata di Indonesia.
Sejak tahun 1989, perayaan ini dibuka untuk umum dan telah menjadi salah satu festival tertua dan paling ikonik di Papua, menyajikan kekayaan budaya suku-suku di tanah Papua.
Kegiatan ini juga diharapkan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga dan menghormati warisan budaya di Lembah Baliem.
Baca juga: Kisah Cinta Jenderal Wismoyo Arismunandar Diselamatkan Soeharto dari Rasa Malu saat Lamar Adik Ibu Tien
"Sehingga nantinya kegiatan ini akan terus berkelanjutan dan semakin berkualitas, tentunya dengan selalu berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi, serta menetapkan semangat 3G, yakni Gercep, Geber, Gaspol,” kata Sandiaga Uno dikutip Selasa (13/8/2024).
Kegiatan yang diadakan turun-temurun ini terpilih sebagai salah satu dari agenda Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Program ini mempromosikan destinasi pariwisata melalui event yang bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara serta menggerakkan wisatawan nusantara agar berwisata di Indonesia.
Sejak tahun 1989, perayaan ini dibuka untuk umum dan telah menjadi salah satu festival tertua dan paling ikonik di Papua, menyajikan kekayaan budaya suku-suku di tanah Papua.
Kegiatan ini juga diharapkan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga dan menghormati warisan budaya di Lembah Baliem.
Lihat Juga :