Khofifah Bawa Jatim Jadi Contoh Rekonsiliasi Nasional usai Pilpres 2024
Senin, 12 Agustus 2024 - 16:05 WIB
loading...
Khofifah Indar Parawansa dinilai bisa menjadikan Jatim sebagai contoh dari rekosiliasi nasional usai Pilpres 2024 lalu. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Khofifah Indar Parawansa dinilai bisa membawa kemajuan bagi Jawa Timur. Gubernur periode 2019-2024 itu bisa menjadikan Jatim sebagai contoh dari rekonsiliasi nasional usai Pilpres 2024 lalu.
Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Fahrul Muzaqqi mengatakan, ketegangan usai Pilpres 2024 berdampak pada polarisasi di masyarakat. Jatim juga menjadi salah satu provinsi yang terkena dampak tersebut.
Namun Khofifah sebagai pemimpin daerah bisa mencegah hal tersebut terjadi. Khofifah bisa memberikan contoh tentang pentingnya persatuan dan kesatuan melalui Pilgub Jatim mendatang. Baca juga: Pilgub Jatim, Projo Serukan Seluruh Kader Menangkan Khofifah-Emil
"Jadi dalam kaitannya dengan Pilpres kemarin di mana ketegangannya itu cukup terasa, saya rasa ini Jawa Timur (di bawah Khofifah-Emul) bisa menjadi medan, atau bisa menjadi konteks yang bisa merekonsiliasi imbas dari Pilpres 2024 kemarin," kata Fahrul, Senin (12/8/2024).
Fahrul mengatakan, Jatim bisa menjadi barometer politik nasional di bawah kepemimpinan Khofifah. Apa yang terjadi di tingkat nasional bisa diredam di Jatim. "Jadi saya rasa itu sangat memungkinkan ketika kemudian Jawa Timur ini menjadi titik pusatnya ya, melalui kepemimpinan Bu Khofifah dan Mas Emil," ucapnya.
Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair) Fahrul Muzaqqi mengatakan, ketegangan usai Pilpres 2024 berdampak pada polarisasi di masyarakat. Jatim juga menjadi salah satu provinsi yang terkena dampak tersebut.
Namun Khofifah sebagai pemimpin daerah bisa mencegah hal tersebut terjadi. Khofifah bisa memberikan contoh tentang pentingnya persatuan dan kesatuan melalui Pilgub Jatim mendatang. Baca juga: Pilgub Jatim, Projo Serukan Seluruh Kader Menangkan Khofifah-Emil
"Jadi dalam kaitannya dengan Pilpres kemarin di mana ketegangannya itu cukup terasa, saya rasa ini Jawa Timur (di bawah Khofifah-Emul) bisa menjadi medan, atau bisa menjadi konteks yang bisa merekonsiliasi imbas dari Pilpres 2024 kemarin," kata Fahrul, Senin (12/8/2024).
Fahrul mengatakan, Jatim bisa menjadi barometer politik nasional di bawah kepemimpinan Khofifah. Apa yang terjadi di tingkat nasional bisa diredam di Jatim. "Jadi saya rasa itu sangat memungkinkan ketika kemudian Jawa Timur ini menjadi titik pusatnya ya, melalui kepemimpinan Bu Khofifah dan Mas Emil," ucapnya.
Lihat Juga :