alexametrics

Heboh, Cinta Kandas Papan Led Lalu Lintas pun Diretas

loading...
Heboh, Cinta Kandas Papan Led Lalu Lintas pun Diretas
Papan LED rambu lalu lintas di Kota Makassar, Sulsel diduga diretas karena berubah menjadi curhatan seorang pria yang cintanya ditolak. Foto Ist
A+ A-
MAKASSAR - Papan LED rambu lalu lintas di Kota Makassar, Sulsel diduga diretas karena berubah menjadi curhatan seorang pria yang cintanya ditolak. Papan digital di perempatan Jalan Dr Sam Ratulangi berbelok ke arah Jalan Kasuari Kota Makassar yang sebelumnya bertuliskan hati-hati dalam berkendara kemudian berubah menjadi curahatan hati seorang pria yang cintanya ditolak siswi SMA 3 Makassar bernama Andi Fahranika.

Peretasan rambu lalu lintas tersebut terekam video amatir yang viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 20 detik tersebut dituliskan "dear Kepala Sekolah SMA 3 yang terhormat, gua ingin curhat pak. Jadi kemarin w suka sama salah satu siswa SMA 3 depan sekolah Bapak, tapi w ditolak Pak. Tolong bantu saya biar diterima, namanya Andi Fahranika" tulisan papan LED rambu lalu lintas tersebut.

Hal ini langsung mengundang banyak komentar nitizen. Salah satunya komentar dari @putrahsaehnal: "cinta ditolak lampu led bertindak." tulisnya.



Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Mario Said mengatakan, telah menurunkan tim untuk memperbaiki rambu yang diduga diretas oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Kayaknya memang ada yang hack dan sementara anggota lagi mencoba melakukan perbaikan dan merubah username dan password-nya," kata Mario saat dikonfirmasi, Jumat (9/8/2019).

Dikatakan Mario, insiden itu sampai terjadi mengingat wifi yang dimiliki pemerintah kota sangat standar sehingga mudah diretas. Namun, pihaknya berjanji akan membuat rambu lalu lintas di lokasi tersebut kembali normal.

"Kita pakai wifi standar, sementara diusahakan kalau belum teratasi akan kita matikan dulu," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi dan Telematika Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Denny Hidayat menduga peretasan ini dilakukan dengan metode mencolok USB berisi file config yang sudah disiapkan sebelumnya oleh pelaku ke panel tersebut.

"Karena jika sistem ini online atau peretasan dengan cara online maka bukan hanya satu lokasi yang mengalami akan tetapi semua papan bicara panel led yang dikelola Dishub akan mengalami hal serupa," tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak