Digulung Ombak Pantai Selatan, Pemancing Ikan Ini Lenyap
Senin, 24 Agustus 2020 - 21:27 WIB
loading...
A
A
A
Belum sempat tangan korban meraih, ombak langsung menyeretnya ke tengah. Menurut keterangan saksi, kata Subechi, saat itu tubuh korban masih terlihat mengapung. Salah seorang nelayan sempat meminta bantuan nelayan lain yang lima belas menit kemudian datang dengan perahu penangkap ikan.
"Sebelum perahu datang korban sudah hilang. Korban sempat dicari dengan perahu, tapi tidak ketemu, "kata Subechi. Karena sudah petang, pencarian korban pada Minggu (23/8) dan mulai dilakukan lagi pada Senin ini (24/8). Sejumlah petugas terlibat di dalam pencarian. Yakni diantaranya aparat kepolisian, SAR Blitar dan perangkat Desa Ngadipuro.
Kapolsek Wonotirto AKP Subondo mengatakan, pencarian melalui jalur laut terkendala ombak tinggi. Pencarian dengan menggunakan perahu karet tidak mungkin dilakukan. Karenanya petugas memilih melakukan pemantauan dari bibir pantai, termasuk mendirikan posko di lokasi kejadian. (Baca juga : Ratusan Orang Meninggal dan Polisi Masuk Daftar Pemilih Pilkada Blitar )
Rencananya pencarian akan berlanjut Selasa besok (25/8). "Penyisiran lewat jalur laut tidak mungkin dilakukan. Karena akan membahayakan petugas. Saat ini petugas juga berkoordinasi dengan para nelayan, "ujar Subondo.
"Sebelum perahu datang korban sudah hilang. Korban sempat dicari dengan perahu, tapi tidak ketemu, "kata Subechi. Karena sudah petang, pencarian korban pada Minggu (23/8) dan mulai dilakukan lagi pada Senin ini (24/8). Sejumlah petugas terlibat di dalam pencarian. Yakni diantaranya aparat kepolisian, SAR Blitar dan perangkat Desa Ngadipuro.
Kapolsek Wonotirto AKP Subondo mengatakan, pencarian melalui jalur laut terkendala ombak tinggi. Pencarian dengan menggunakan perahu karet tidak mungkin dilakukan. Karenanya petugas memilih melakukan pemantauan dari bibir pantai, termasuk mendirikan posko di lokasi kejadian. (Baca juga : Ratusan Orang Meninggal dan Polisi Masuk Daftar Pemilih Pilkada Blitar )
Rencananya pencarian akan berlanjut Selasa besok (25/8). "Penyisiran lewat jalur laut tidak mungkin dilakukan. Karena akan membahayakan petugas. Saat ini petugas juga berkoordinasi dengan para nelayan, "ujar Subondo.
(nun)
Lihat Juga :