Awas! Ini Penyebab Utama Kasus Anak Cuci Darah di Jawa Barat Meningkat
Kamis, 01 Agustus 2024 - 18:54 WIB
loading...
A
A
A
Rochady menekankan pentingnya kontrol kesehatan anak secara rutin dan menghilangkan anggapan bahwa gemuk selalu identik dengan sehat. “Obesitas bisa menyebabkan gangguan buang air besar dan masalah kesehatan lainnya,” ujarnya, sambil mendorong orang tua untuk lebih waspada terhadap status kesehatan anak mereka.
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera menerapkan label pada makanan dan minuman kemasan guna mencegah lonjakan kasus cuci darah pada anak di masa depan. “Saya berharap Kemenkes segera menerapkan penandaan pada makanan dan minuman kemasan terkait kandungan gula, garam, dan lemak,” ujar Bey.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian pada masyarakat mengenai keamanan konsumsi makanan dan minuman kemasan, terutama terkait tingginya kasus anak yang memerlukan hemodialisis.
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera menerapkan label pada makanan dan minuman kemasan guna mencegah lonjakan kasus cuci darah pada anak di masa depan. “Saya berharap Kemenkes segera menerapkan penandaan pada makanan dan minuman kemasan terkait kandungan gula, garam, dan lemak,” ujar Bey.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian pada masyarakat mengenai keamanan konsumsi makanan dan minuman kemasan, terutama terkait tingginya kasus anak yang memerlukan hemodialisis.
(hri)
Lihat Juga :