alexametrics

Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Daerah Pascagempa 7,4 SR Dicabut

loading...
Peringatan Tsunami untuk Sejumlah Daerah Pascagempa 7,4 SR Dicabut
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akhirnya mencabut peringatan dini 1 terhadap daerah yang berpotensi tsunami pada Jumat malam (2/8/2019). Foto Ist
A+ A-
JAKARTA - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akhirnya mencabut peringatan dini 1 terhadap daerah yang berpotensi tsunami pada Jumat malam (2/8/2019). Hal ini disampaikan Kepala Bidang Humas BNPB Rita Rosita melalui pesan WhatsApp kepada SINDOnews.


Sebelumnya Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lewat Indonesia Tsunami Early Warning System langsung mengeluarkan peringatan dini 1 terhadap daerah yang berpotensi tsunami lima menit setelah gempa terjadi, Jumat malam (2/8/2019) sekitar pukul 19.03 WIB.

Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan yang dikeluarkan oleh Indonesia Tsunami Early Warning System yaitu;



• Pandeglang bagian selatan (Banten) - siaga
• Pandeglang Pulau Panaitan (Banten) - siaga
• Lampung-Barat pesisir-selatan (lampung) - siaga
• Pandeglang bagian utara (banten) - waspada
• Lebak (banten) - waspada
• Tanggamus Pulau Tabuan (Lampung) - waspada
• Sukabumi Ujung-Genteng (Jabar) - waspada
• Tanggamus bagian timur (Lampung) - waspada
• Lampung-Selatan Kep. Krakatau (Lampung) - waspada
• Lampung-Selatan Kep. Legundi (Lampung) - waspada
• Lampung-Barat Pesisir-Tengah (Lampung) - waspada
• Lampung-Barat Pesisir-Utara (Lampung) - waspada
• Bengkulu-Utara Pulau Enggano (Bengkulu) - waspada
• Kaur (bengkulu) - waspada
• Lampung-selatan Kep Sebuku (Lampung) - waspada
• Bengkulu-Selatan (Bengkulu) - waspada
• Serang bagian barat (Banten) - waspada
• Seluma (Bengkulu) - waspada

Sebelumnya Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan, kepada masyarakat di wilayah dengan status "SIAGA" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi. Sementara kepada masyarakat di wilayah dengan status "WASPADA" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak