4 Kisah Cinta Legendaris Zaman Kerajaan Nusantara Picu Perang Besar
Rabu, 31 Juli 2024 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
Dari situ, Ken Arok mulai berambisi untuk membunuh Tunggul Ametung demi menjadi penguasa Tumapel dan memperistri Ken Dedes. Ia lalu meminta dibuatkan keris sakti oleh Mpu Gandring.
Setelah mendapatkan keris saktinya, Ken Arok melancarkan aksinya membunuh Tunggul Ametung demi wanita yang disukainya. Usai Tunggul Ametung terbunuh, Ken Arok lantas mengambil alih Tumapel dan mendirikan Kerajaan SIngasari dengan Ken Dedes menjadi pendampingnya.
Roro Jonggrang adalah putri Kerajaan Baka atau Prambanan, sementara Bandung Bondowoso adalah kesatria asal Kerajaan Pengging. Kala pertempuran antara Kerajaan Baka dan Pengging pecah, Bandung Bondowoso menjadi andalan dengan dibantu pasukan jinnya.
Perang itu lantas membuat Kerajaan Baka takluk dan membuat Bandung Bondowoso jadi Raja Baka yang baru. Dari sinilah sang ksatria melihat kecantikan Roro Jonggrang dan mulai jatuh hati.
Roro Jonggrang yang enggan menjadi selir Bandung Bondowoso lantas meminta permintaan yang sulit dikabulkan, yakni dibuatkan seribu candi dan 2 sumur mata air dalam waktu semalam saja.
Rupanya permintaan itu bukanlah hal sulit bagi Bandung Bondowoso yang dibantu oleh para jin. Mengetahui hal itu, Roro Jonggrang lantas menyuruh para dayang untuk membakar jerami dan membunyikan lesung. Sontak, ayam-ayam pun terbangun dan berkokok.
Setelah mendapatkan keris saktinya, Ken Arok melancarkan aksinya membunuh Tunggul Ametung demi wanita yang disukainya. Usai Tunggul Ametung terbunuh, Ken Arok lantas mengambil alih Tumapel dan mendirikan Kerajaan SIngasari dengan Ken Dedes menjadi pendampingnya.
3. Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso
Roro Jonggrang adalah putri Kerajaan Baka atau Prambanan, sementara Bandung Bondowoso adalah kesatria asal Kerajaan Pengging. Kala pertempuran antara Kerajaan Baka dan Pengging pecah, Bandung Bondowoso menjadi andalan dengan dibantu pasukan jinnya.
Perang itu lantas membuat Kerajaan Baka takluk dan membuat Bandung Bondowoso jadi Raja Baka yang baru. Dari sinilah sang ksatria melihat kecantikan Roro Jonggrang dan mulai jatuh hati.
Roro Jonggrang yang enggan menjadi selir Bandung Bondowoso lantas meminta permintaan yang sulit dikabulkan, yakni dibuatkan seribu candi dan 2 sumur mata air dalam waktu semalam saja.
Rupanya permintaan itu bukanlah hal sulit bagi Bandung Bondowoso yang dibantu oleh para jin. Mengetahui hal itu, Roro Jonggrang lantas menyuruh para dayang untuk membakar jerami dan membunyikan lesung. Sontak, ayam-ayam pun terbangun dan berkokok.
Lihat Juga :