Viral Tarif Delman Mahal di De Djawatan Banyuwangi, Menparekraf Ingatkan Jangan Terulang Lagi
Minggu, 28 Juli 2024 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menekankan pentingnya peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di setiap destinasi untuk membina dan mengedukasi para pelaku wisata. Pokdarwis harus saling mengingatkan dan menjaga agar tidak ada pelaku wisata yang melakukan tindakan negatif.
"Jadi harus saling mengingatkan dan Pokdarwis ini yang harus jadi ujung tombak dengan masyarakat sebagai landasannya. Makanya namanya berbasis komunitas," tambahnya.
Sebelumnya, sebuah video viral menunjukkan wisatawan yang mengaku menjadi korban penipuan karena dipatok tarif mahal di De Djawatan, Banyuwangi, Jawa Timur. Wisatawan beserta rombongan datang pada Rabu (24/7/2024) pagi, dan ditawari keliling area wisata naik delman dengan tarif Rp 50 ribu dan dijanjikan akan diajak ke sejumlah spot foto.
Namun, setelah sampai di spot foto pertama, kusir delman terlihat terburu-buru dan segera mengajak mereka pindah ke area lain. Alih-alih melanjutkan perjalanan, mereka justru dibawa kembali ke titik awal penjemputan yang hanya berjarak sekitar 200 meter. Wisatawan tersebut juga merasa tidak nyaman karena kusir delman membicarakan mereka dalam Bahasa Jawa.
"Jadi harus saling mengingatkan dan Pokdarwis ini yang harus jadi ujung tombak dengan masyarakat sebagai landasannya. Makanya namanya berbasis komunitas," tambahnya.
Sebelumnya, sebuah video viral menunjukkan wisatawan yang mengaku menjadi korban penipuan karena dipatok tarif mahal di De Djawatan, Banyuwangi, Jawa Timur. Wisatawan beserta rombongan datang pada Rabu (24/7/2024) pagi, dan ditawari keliling area wisata naik delman dengan tarif Rp 50 ribu dan dijanjikan akan diajak ke sejumlah spot foto.
Namun, setelah sampai di spot foto pertama, kusir delman terlihat terburu-buru dan segera mengajak mereka pindah ke area lain. Alih-alih melanjutkan perjalanan, mereka justru dibawa kembali ke titik awal penjemputan yang hanya berjarak sekitar 200 meter. Wisatawan tersebut juga merasa tidak nyaman karena kusir delman membicarakan mereka dalam Bahasa Jawa.
(hri)
Lihat Juga :