Terungkap, Ini Alasan Pembongkaran Pintu 13 Stadion Kanjuruhan Saksi Bisu Tewasnya 135 Orang
Kamis, 25 Juli 2024 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mahasiswa UMM Menambah Daftar Korban Tragedi Kanjuruhan, Total 135 Meninggal Dunia
"Khawatirnya akan terjadi kerusakan dan keruntuhan bangunan. Kami minta maaf sebesar-besarnya kurang memberikan informasi sedetail-detailnya kepada bapak ibu, dan itu yang saya sesali sampai hari ini. Kenapa saya tidak melakukan komunikasi yang cukup intens terkait pelaksanaan renovasi di pintu 13," jelasnya.
Vino menjelaskan, bila proses pembangunan sudah dilakukan menyeluruh di semua pintu yang ada di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Di mana saat ini proses penguatan struktur dasar diklaim tinggal menyisakan satu area di pintu 13, yang belum tersentuh penguatan struktur konstruksi bangunan.
"Secara struktural dan teknikal di seluruh area stadion sudah dilakukan penguatan, tidak luput juga untuk dilakukan penguatan di area tersebut (pintu 13), karena perkuatan yang kami laksanakan sampai ke pintu 13, akhir pintu 13 hampir sudah kami selesaikan semua," paparnya.
Selama ini diakuinya PT Waskita Karya selaku kontraktor proyek renovasi stadion lebih banyak berkoordinasi teknis dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Makanya pasca pertemuan audiensi yang difasilitasi Polres Malang pada 28 Mei 2024 lalu, pihaknya beranggapan seluruh keluarga korban memahami konsep dari renovasi stadion oleh pihaknya. Tapi ternyata ada beberapa informasi yang perlu dijelaskan secara detail kembali.
"Secara lapangan itu kami koordinasi dengan manajer konstruksi dan Kementerian PUPR secara teknikal, memang ini kekeliruan yang sama-sama kami luput untuk koordinasi dengan keluarga korban, jujur ini luput," kata dia kembali.
"Kami anggap waktu di forum terakhir kami tanggal 28 Mei 2024 semuanya sudah ter-copy. Tapi ternyata kembali lagi pemahaman setiap orang berbeda-beda," tukasnya.
"Khawatirnya akan terjadi kerusakan dan keruntuhan bangunan. Kami minta maaf sebesar-besarnya kurang memberikan informasi sedetail-detailnya kepada bapak ibu, dan itu yang saya sesali sampai hari ini. Kenapa saya tidak melakukan komunikasi yang cukup intens terkait pelaksanaan renovasi di pintu 13," jelasnya.
Vino menjelaskan, bila proses pembangunan sudah dilakukan menyeluruh di semua pintu yang ada di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Di mana saat ini proses penguatan struktur dasar diklaim tinggal menyisakan satu area di pintu 13, yang belum tersentuh penguatan struktur konstruksi bangunan.
"Secara struktural dan teknikal di seluruh area stadion sudah dilakukan penguatan, tidak luput juga untuk dilakukan penguatan di area tersebut (pintu 13), karena perkuatan yang kami laksanakan sampai ke pintu 13, akhir pintu 13 hampir sudah kami selesaikan semua," paparnya.
Selama ini diakuinya PT Waskita Karya selaku kontraktor proyek renovasi stadion lebih banyak berkoordinasi teknis dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Makanya pasca pertemuan audiensi yang difasilitasi Polres Malang pada 28 Mei 2024 lalu, pihaknya beranggapan seluruh keluarga korban memahami konsep dari renovasi stadion oleh pihaknya. Tapi ternyata ada beberapa informasi yang perlu dijelaskan secara detail kembali.
"Secara lapangan itu kami koordinasi dengan manajer konstruksi dan Kementerian PUPR secara teknikal, memang ini kekeliruan yang sama-sama kami luput untuk koordinasi dengan keluarga korban, jujur ini luput," kata dia kembali.
"Kami anggap waktu di forum terakhir kami tanggal 28 Mei 2024 semuanya sudah ter-copy. Tapi ternyata kembali lagi pemahaman setiap orang berbeda-beda," tukasnya.
Lihat Juga :