Sejarah Peninggalan Kerajaan Kediri, dari Prasasati, Kitab hingga Candi Termegah di Blitar
Selasa, 23 Juli 2024 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
Penemuan prasasti yang belum diketahui namanya di daerah di Tulungagung dan Kertosono, berisi masalah keagamaan, berasal dari raja Bameswara, juga menggambarkan bagaimana sejarah Kerajaan Kediri.
Baca Juga: Kehebatan Kapal Perang Majapahit Bermeriam Cetbang Jaga Samudera Hindia hingga Laut China Selatan
Persoalan pembebasan pajak kepada rakyat di Desa Ngantang juga digambarkan pada Prasasti Ngantang yang berangka tahun 1135 M. Saat itu Jayabaya yang menjadi raja Kediri memberikan sebidang tanah yang bebas dari pajak ke warga desa.
Prasasti lain yang mengulas bagaimana hak istimewa dari Raja Jayabaya juga ada di Prasasti Talan. Konon Prasasti Talan yang berangka tahun 1058 Saka atau 1136 Masehi ini berisikan sima yang bebas pajak.
Keputusan pembebasan pajak itu atas permohonan warga Talan, yang masuk wilayah Panumbangan kepada Jayabaya. Jayabaya beralasan warga Talan memiliki kesetiaan yang sangat kuat ke dirinya, yang berbuah anugerah hak istimewa.
Sistem pemerintahan Kediri dengan adanya sejumlah nama pejabat yang menggunakan nama hewan seperti Kebo Waruga dan Tikus Jinada, dicatatkan di Prasasti Jaring berangka tahun 1181 M, dari Raja Gandra.
Baca Juga: Kehebatan Kapal Perang Majapahit Bermeriam Cetbang Jaga Samudera Hindia hingga Laut China Selatan
Persoalan pembebasan pajak kepada rakyat di Desa Ngantang juga digambarkan pada Prasasti Ngantang yang berangka tahun 1135 M. Saat itu Jayabaya yang menjadi raja Kediri memberikan sebidang tanah yang bebas dari pajak ke warga desa.
Prasasti lain yang mengulas bagaimana hak istimewa dari Raja Jayabaya juga ada di Prasasti Talan. Konon Prasasti Talan yang berangka tahun 1058 Saka atau 1136 Masehi ini berisikan sima yang bebas pajak.
Keputusan pembebasan pajak itu atas permohonan warga Talan, yang masuk wilayah Panumbangan kepada Jayabaya. Jayabaya beralasan warga Talan memiliki kesetiaan yang sangat kuat ke dirinya, yang berbuah anugerah hak istimewa.
Sistem pemerintahan Kediri dengan adanya sejumlah nama pejabat yang menggunakan nama hewan seperti Kebo Waruga dan Tikus Jinada, dicatatkan di Prasasti Jaring berangka tahun 1181 M, dari Raja Gandra.
Lihat Juga :