Kehebatan Kapal Perang Majapahit Bermeriam Cetbang Jaga Samudera Hindia hingga Laut China Selatan

Senin, 22 Juli 2024 - 08:06 WIB
loading...
Kehebatan Kapal Perang...
Kapal perang Kerajaan Majapahit dilengkapi meriam cetbang menjaga wilayah kekuasaan di Samudera Hindia, Laut Selatan, Selat Makassar hingga Laut China Selatan. Foto-foto/Ilustrasi/IG @ainusantara
A A A
KAPAL perang Kerajaan Majapahit yang dilengkapi meriam cetbang saat puncak kejayaan mampu menjaga wilayah kekuasaan, mulai Samudera Hindia, Laut Selatan, Selat Makassar hingga Laut China Selatan.

Kehebatan Kapal Perang Majapahit Bermeriam Cetbang Jaga Samudera Hindia hingga Laut China Selatan


Berbagai jenis kapal dengan senjata mematikan ini membawa pasukan perang yang digerakkan untuk menjaga pertahanan maupun memperluas kekuasaan ke berbagai wilayah.

Baca juga: Kehebatan Kapal Perang Majapahit, Ramping Muat Banyak Pasukan Dilengkapi Meriam Cetbang

Armada perang Majapahit dipimpin oleh Mpu Nala, seorang laksamana yang terkenal tangguh dan pintar membuat kapal perang.

Kehebatan berbagai jenis kapal perang Majapahit yang saat itu dipimpin Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada digambarkan dengan bantuan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang diunggah akun Instagram (IG) @ainusantara.

Kehebatan Kapal Perang Majapahit Bermeriam Cetbang Jaga Samudera Hindia hingga Laut China Selatan


Dalam unggahan tersebut terlihat dahsyatnya armada laut Majapahit yang merupakan kerajaan terbesar di Asia Tenggara kala itu.

Baca juga: Kehebatan Jung Jawa, Kapal Induk Kerajaan Majapahit yang Menyerang Portugis

Mpu Nala dengan strategi dan taktik perang lautnya mampu menguasai setiap jengkal wilayah samudera Nusantara pada abad XIII. Duet Mahapatih Gajah Mada dan Laksamana Mpu Nala membawa Majapahit menguasai Nusantara.

Panglima Angkatan Laut Kerajaan Majapahit, Mpu Nala banyak diulas oleh Agus S. Serono dalam buku "Jayaning Majapahit: Kisah Para Kesatria Penjaga Samudra"; dan Irawan Joko dalam buku berjudul "Majapahit Peradaban Maritim".

Mpu Nala disebutkan memiliki strategi jitu, dengan menempatkan puluhan kapal perangnya untuk menjaga lima titik penting perairan Nusantara.

Kehebatan Kapal Perang Majapahit Bermeriam Cetbang Jaga Samudera Hindia hingga Laut China Selatan


Armada-armada perang Kerajaan Majapahit itu, antara lain ditempatkan di barat Sumatera, yakni armada gugus ke-1.

Tugasnya, yakni sebagai penjaga Samudera Hindia. Armada gugus ke-1 ini dikendalikan oleh seorang laksamana yang berasal dari Jawa Tengah.

Armada gugus ke-2 Kerajaan Majapahit kapal perang penjaga Laut Kidul, atau sebelah selatan Jawa di bawah pimpinan seorang laksamana yang berasal dari putra Bali.

Selanjutnya armada gugus ke-3 bertugas menjaga perairan Selat Makassar, dan wilayah Ternate, Tidore, serta Halmahera, di bawah pimpinan seorang laksamana putra Makassar.

Kehebatan Kapal Perang Majapahit Bermeriam Cetbang Jaga Samudera Hindia hingga Laut China Selatan


Lalu armada gugus ke-4 Majapahit menjaga Selat Malaka, dan Kepulauan Natuna, di bawah pimpinan seorang laksamana dari Jawa Barat.

Sedangkan armada gugus ke-5 Majapahit menjaga Laut Jawa, sampai ke arah timur hingga kepulauan rempah-rempah Maluku. Armada gugus ke-5 yang biasanya dipimpin laksamana dari Jawa Timur ini mengibarkan bendera Majapahit dan bendera emas simbol istana Majapahit.

Kala itu, kapal bendera ditempatkan di setiap armada gugus kapal perang Majapahit, yang menjadi tempat kedudukan pimpinan komando tertinggi bagi semua kapal penyerang, kapal perbekalan, dan pelindung kapal bendera.

Menjaga perairan Selat Malaka, dan Laut China Selatan, menjadi tugas Armada gugus ke-4 Majapahit. Tugas yang diemban sangat berat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Siap Kolaborasi Lintas...
Siap Kolaborasi Lintas Sektor, Perdokmil Jatim Resmi Dilantik di Kapal Perang
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Rekomendasi
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved