Siasat Cerdik Pasukan Minangkabau Pukul Mundur Bala Tentara Majapahit
Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
Anak kerbau pikir sudah menemukan puting susu induknya. Ia mengisap dan menggigit hingga kerbau jantan perkasa itu roboh.
Pasukan Majapahit dianggap kalah, lalu mereka akan pergi. Namun ditahan oleh Patih Suatang karena mereka akan dijamu makan dan minum. Menurut teks versi Majapahit, setelah jamuan makan, minum dan sibuk berpesta serta mabuk kemenangan, tiba-tiba pasukan Majapahit diserang dari segala macam penjuru oleh pasukan penguasa Pulau Percah.
Serangan itu menewaskan patih dan para hulubalang serta separuh prajurit Majapahit. Hingga akhirnya tentara Majapahit kalah perang dan harus pulang dengan hampa akibat terlena ajakan berpesta kerbau oleh penguasa yang dengan cerdik memanfaatkan kelengahan.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah padang luas yang kemudian diberi nama 'Padang Sibusuk' karena begitu banyaknya mayat bergelimpangan yang kemudian menimbulkan bau busuk.
Kisah ini juga tercatat dalam Hikayat Raja-raja Pasai yang merekam berbagai peristiwa di Sumatera. Wilayah Padang Sibusuk masuk dalam wilayah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.
Peristiwa kekalahan dahsyat itu sekaligus sebagai tonggak penanda berakhirnya ekspansi Majapahit ke wilayah barat Nusantara.
Daerah tersebut selanjutnya disebut Minangkabau, di mana hal itu merupakan dimaksud untuk menerangkan tentang sejarah nama dan tempat yang bersejarah.
Meski tak bisa menguasai menguasai Pulau Percah, namun wilayah kekuasaan Majapahit sangat luas dalam mewujudkan Sumpah Palapa oleh Mahapatih Gajah Mada pada 1258 Saka atau 1336 Masehi.
Pasukan Majapahit dianggap kalah, lalu mereka akan pergi. Namun ditahan oleh Patih Suatang karena mereka akan dijamu makan dan minum. Menurut teks versi Majapahit, setelah jamuan makan, minum dan sibuk berpesta serta mabuk kemenangan, tiba-tiba pasukan Majapahit diserang dari segala macam penjuru oleh pasukan penguasa Pulau Percah.
Serangan itu menewaskan patih dan para hulubalang serta separuh prajurit Majapahit. Hingga akhirnya tentara Majapahit kalah perang dan harus pulang dengan hampa akibat terlena ajakan berpesta kerbau oleh penguasa yang dengan cerdik memanfaatkan kelengahan.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah padang luas yang kemudian diberi nama 'Padang Sibusuk' karena begitu banyaknya mayat bergelimpangan yang kemudian menimbulkan bau busuk.
Kisah ini juga tercatat dalam Hikayat Raja-raja Pasai yang merekam berbagai peristiwa di Sumatera. Wilayah Padang Sibusuk masuk dalam wilayah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.
Peristiwa kekalahan dahsyat itu sekaligus sebagai tonggak penanda berakhirnya ekspansi Majapahit ke wilayah barat Nusantara.
Daerah tersebut selanjutnya disebut Minangkabau, di mana hal itu merupakan dimaksud untuk menerangkan tentang sejarah nama dan tempat yang bersejarah.
Meski tak bisa menguasai menguasai Pulau Percah, namun wilayah kekuasaan Majapahit sangat luas dalam mewujudkan Sumpah Palapa oleh Mahapatih Gajah Mada pada 1258 Saka atau 1336 Masehi.
(shf)
Lihat Juga :