Longsor di Mimika Papua, 7 Warga Dilaporkan Meninggal Dunia
Rabu, 17 Juli 2024 - 13:35 WIB
loading...
Hujan lebat yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut menyebabkan tanah longsor di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Minggu (14/7/2024). Foto/BNPB
A
A
A
MIMIKA - Hujan lebat yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut menyebabkan tanah longsor di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Minggu (14/7/2024). Tujuh orang dilaporkan meninggal dunia atas peristiwa tersebut.
“Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 7 warga dari Distrik Tembagapura menjadi korban akibat tanah longsor ,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari kepada wartawan, Rabu (17/7/2024).
Abdul Muhari menjelaskan, seluruh korban berhasil dievakuasi dan sudah dimakamkan oleh keluarga. “Lokasi terdampak tanah longsor ini berada di Uini, Kali Kabur, Distrik Tembagapura,” ujarnya.
Baca juga; Korupsi Pembangunan Gereja, KPK Tahan Pejabat Pemkab Mimika
Selain korban jiwa, kata Abdul Muhari, dampak material menyasar pada tertutupnya akses jalan akibat material longsor. Jalan penghubung PT Freeport Indonesia menuju kampung yang tertimbun material longsor sepanjang 10 meter.
“Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 7 warga dari Distrik Tembagapura menjadi korban akibat tanah longsor ,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari kepada wartawan, Rabu (17/7/2024).
Abdul Muhari menjelaskan, seluruh korban berhasil dievakuasi dan sudah dimakamkan oleh keluarga. “Lokasi terdampak tanah longsor ini berada di Uini, Kali Kabur, Distrik Tembagapura,” ujarnya.
Baca juga; Korupsi Pembangunan Gereja, KPK Tahan Pejabat Pemkab Mimika
Selain korban jiwa, kata Abdul Muhari, dampak material menyasar pada tertutupnya akses jalan akibat material longsor. Jalan penghubung PT Freeport Indonesia menuju kampung yang tertimbun material longsor sepanjang 10 meter.
Lihat Juga :