Operasi Patuh Jaya 2024 di Jaksel, Pelanggaran Didominasi Melawan Arus

Selasa, 16 Juli 2024 - 11:11 WIB
loading...
Operasi Patuh Jaya 2024...
Polri mulai menggelar Operasi Patuh Jaya 2024 di kawasan Jakarta Selatan sejak Senin (15/7/2024). Pelanggar lalu lintas didominasi melawan arus dan tidak mengenakan helm. FOTO/MPI/ARI SANDITA
A A A
JAKARTA - Polri mulai menggelar Operasi Patuh Jaya 2024 di kawasan Jakarta Selatan sejak Senin (15/7/2024) kemarin. Pada hari pertama operasi tersebut, pelanggaran lalu lintas didominasi pengendara yang melawan arus.

"Jenis pelanggaran yang ditemukan pada hari pertama operasi kemarin digelar sebanyak 134 melawan arus dan 21 tak memakai helm, dilakukan oleh pengendara roda dua," kata Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan, Kompol Yunita Natalia Rungkat, Selasa (16/7/2024).

Menurutnya, Operasi Patuh Jaya 2024 digelar di titik kawasan Jakarta Selatan, yakni kawasan Robinson Pasar Minggu, kawasan Fatmawati Cilandak, dan kawasan Ciputat Kebayoran Lama.

Baca juga: Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya 2024, Ini Titik-titiknya

"Penindakan sendiri dilakukan terhadap 155 (pelanggar berupa penilangan dengan) ETLE dan 145 (pelanggar diberikan) teguran," tuturnya.

Pada hari ini, Selasa (16/7/2024), Satlantas Polres Jakarta Selatan juga melakukan Operasi Patuh Jaya 2024 dengan titik utama di 3 kawasan tersebut lantaran rawan terjadi pelanggaran arus lalu lintas. Titik lainnya dilakukan secara patroli mobile. Ada 14 sasaran dalam operasi tersebut, yakni melawan arus, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan ponsel saat mengemudi, tidak mengenakan helm SNI, tidak menggunakan sabuk keselamatan, melebihi batas kecepatan.

Lalu, berkendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM, berboncengan lebih dari satu orang, kendaraan roda empat atau lebih tidak memenuhi laik jalan, kendaraan tidak dilengkapi STNK, melanggar marka jalan, memasang rotator dan sirene bukan peruntukan, menggunakan pelat nomor atau TNKB palsu hingga parkir liar. Diantaranya pelanggaran tersebut, terdapat pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Infografis
Jadwal Contraflow Arus...
Jadwal Contraflow Arus Mudik dan Balik Lebaran di Tol Jakarta-Cikampek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved