Hipnotis Pedagang HP, Dua WNA Bersaudara Babak Belur Dihajar Warga di Bekasi

Minggu, 23 Agustus 2020 - 19:22 WIB
loading...
Hipnotis Pedagang HP,...
Dua WNA pelaku penipuan dengan modus hipnotis, babak belur diamuk massa di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Foto: Ist
A A A
BEKASI - Dua warga negara asing (WNA) asal Iran pelaku penipuan dengan modus hipnotis, babak belur diamuk massa usai beraksi di sebuah counter handpone (HP) di Jalan H Jole, RT 3/RW 3, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Sabtu (22/8/2020). Beruntung tersangka Farshad Heidari Moghadam (23), dan Reza Pous (24), langsung diamankan polisi.

"Kedua tersangka saat ini sudah diamankan dan sedang diinterogasi penyidik," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Minggu (23/8/2020). (Baca juga: 3 Ibu Rumah Tangga Ditangkap Lakukan Penipuan Bermodus Hipnotis)

Kedua tersangka selama ini tinggal di Apartemen Red Doorz Kelapa Gading, Jakarta Utara. Keduanya mendatangi counter milik korban Bong Aryanto sekitar pukul 17.37 WIB dengan mengendari kendaraan Toyota Avanza warna putih Nopol B-1349-BIO atas nama STNK Ilyas yang disewa pelaku dirental wilayah Menteng, Jakarta Pusat.

Layaknya pelanggan, keduanya bermaksud membeli charger handphone yang dilayani oleh karyawan atas nama Yuliana. Kemudian pelaku mengalihkan pembicaraan menukar uang kepada korban, namun secara setengah sadar korban mengeluarkan uang yang berada di laci kasir dan uang tersebut sudah berpindah tangan kepada pelaku. “Uang itu sebesar Rp5 juta, karyawan tidak sadar dan menyerahkan uang itu,” ucap Erna.

Hipnotis Pedagang HP, Dua WNA Bersaudara Babak Belur Dihajar Warga di Bekasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria di Bekasi Diduga...
Pria di Bekasi Diduga Disekap, Pelaku Minta Tebusan Rp7 Juta
Polisi Bongkar Sindikat...
Polisi Bongkar Sindikat Praktik Hapus dan Ubah Produk Kedaluwarsa di Bekasi
Lansia Jadi Korban Gendam...
Lansia Jadi Korban Gendam di Pasar TB Cengkareng, Harta Rp200 Juta Ditukar Bungkusan Berisi Terigu dan Tisu
Rekomendasi
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar Series Navigating The Future untuk Siapkan Pemimpin Visioner Berdaya Saing Global
Boyamin: Penetapan Tersangka...
Boyamin: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tak Perlu Izin Presiden, Ini Aturannya
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved