Resmikan Gudang Curah Urea di Gresik, Pupuk Indonesia Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Jum'at, 12 Juli 2024 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
Rahmad juga mengapresiasi langkah strategis Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menyiapkan Pabrik Phonska V dan Pabrik Soda Ash. Petrokimia Gresik berhasil menghemat lebih dari Rp 50 miliar dalam proyek Phonska V yang menggunakan skema swakelola dari total nilai proyek Rp 507 miliar.
Pabrik Soda Ash, yang memproduksi bahan baku untuk berbagai produk sehari-hari seperti sabun, deterjen, kertas, dan keramik, sangat diperlukan di Indonesia, namun saat ini 100 persen suplainya masih diimpor. Pupuk Indonesia juga berencana mengembangkan pabrik soda ash di Pupuk Kaltim.
Kemampuan Petrokimia Gresik dalam memproduksi green surfactant dan soda ash akan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi industri nasional, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
“Selamat kepada keluarga besar Petrokimia Gresik atas keberhasilannya mengeksekusi proyek ini dengan baik, memberikan contoh pengelolaan gudang yang efisien dengan less carbon menggunakan elektrifikasi pakai loader, dan menjaga losses yang lebih kecil. Semoga gudang ini memberikan manfaat besar, mendukung kinerja operasional dan keuangan Petrokimia Gresik,” tutup Rahmad.
Peresmian gudang curah urea berkapasitas 20.000 ton ini dilakukan oleh Rahmad Pribadi bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo. Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian acara "Tasyakuran HUT Ke-52 Petrokimia Gresik" di Gresik, Jawa Timur.
Pabrik Soda Ash, yang memproduksi bahan baku untuk berbagai produk sehari-hari seperti sabun, deterjen, kertas, dan keramik, sangat diperlukan di Indonesia, namun saat ini 100 persen suplainya masih diimpor. Pupuk Indonesia juga berencana mengembangkan pabrik soda ash di Pupuk Kaltim.
Kemampuan Petrokimia Gresik dalam memproduksi green surfactant dan soda ash akan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi industri nasional, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
“Selamat kepada keluarga besar Petrokimia Gresik atas keberhasilannya mengeksekusi proyek ini dengan baik, memberikan contoh pengelolaan gudang yang efisien dengan less carbon menggunakan elektrifikasi pakai loader, dan menjaga losses yang lebih kecil. Semoga gudang ini memberikan manfaat besar, mendukung kinerja operasional dan keuangan Petrokimia Gresik,” tutup Rahmad.
Peresmian gudang curah urea berkapasitas 20.000 ton ini dilakukan oleh Rahmad Pribadi bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo. Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian acara "Tasyakuran HUT Ke-52 Petrokimia Gresik" di Gresik, Jawa Timur.
(hri)
Lihat Juga :