Polda Metro Usut Pengeroyokan Jurnalis TV usai Sidang Vonis SYL
Jum'at, 12 Juli 2024 - 11:42 WIB
loading...
Juru kamera televisi nasional, Bodhiya Vimala mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan oknum simpatisan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang diduga memukul dan menendangnya saat peliputan sidang putusan di PN Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2024). FOTO/MPI/IRFAN
A
A
A
JAKARTA - Direskrimum Polda Metro Jaya akan mendalami laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dialami juru kamera salah satu stasiun TV swasta, Bodhiya Vimala. Untuk diketahui, Bodhiya Vimala menjadi korban pengeroyokan usai persidangan pembacaan vonis eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo atau SYL.
"Laporan ini sedang ditangani, Ditreskrimum untuk dilakukan pendalaman," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (12/7/2024).
Terkait pihak terlapor dalam kasus dugaan pengeroyokan itu, Ade belum bisa menyampaikan. Sebab, dalam laporan yang dibuat Bodhiya Vimala tertera dalam lidik.
Meski begitu, bila merujuk video yang beredar, terduga pelaku merupakan salah satu anggota organisasi masyarakat (ormas) yang merupakan pendukung atau simpatisan dari SYL.
"Pelapor BVC, telapornya dalam laporan ini dalam penyelidikan," kata Ade.
Sebelumnya, Bodhiya Vimala mendatangi Polda Metro Jaya melaporkan oknum simpatisan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang diduga memukul dan menendangnya saat peliputan sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Bodhiya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya didampingi beberapa rekannya untuk melaporkan insiden tersebut.
"Laporan ini sedang ditangani, Ditreskrimum untuk dilakukan pendalaman," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Jumat (12/7/2024).
Terkait pihak terlapor dalam kasus dugaan pengeroyokan itu, Ade belum bisa menyampaikan. Sebab, dalam laporan yang dibuat Bodhiya Vimala tertera dalam lidik.
Meski begitu, bila merujuk video yang beredar, terduga pelaku merupakan salah satu anggota organisasi masyarakat (ormas) yang merupakan pendukung atau simpatisan dari SYL.
"Pelapor BVC, telapornya dalam laporan ini dalam penyelidikan," kata Ade.
Sebelumnya, Bodhiya Vimala mendatangi Polda Metro Jaya melaporkan oknum simpatisan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang diduga memukul dan menendangnya saat peliputan sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Bodhiya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya didampingi beberapa rekannya untuk melaporkan insiden tersebut.
Lihat Juga :