Kader PDIP Surabaya Mati-matian Menangkan Calon Pilihan Megawati
Minggu, 23 Agustus 2020 - 14:51 WIB
loading...
DPC PDIP Kota Surabaya, terus berkonsolidasi untuk memastikan semua kader patuh kepada keputusan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - DPP PDIP disebut-sebut bakal mengeluarkan rekomendasi tahap IV Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tak lama lagi. Salah satunya untuk Calon Wali Kota (Cawali) dan Calon Wakil Wali Kota (Cawawali) Surabaya.
(Baca juga: Mata Langit, Cara Baru Nikmati Keindahan 6 Gunung dan Borobudur )
DPC PDIP Kota Surabaya pun terus menggeber konsolidasi untuk memastikan semua kader patuh kepada keputusan Ketua Umum DPP PDIP , Megawati Soekarnoputri.
"Konsolidasi jalan terus. Tiada hari tanpa konsolidasi. Misalnya, dari 154 kelurahan di Surabaya, telah terbentuk 139 ranting atau sudah 90 persen. Yang belum hanya 15 kelurahan, kini berproses dan akan tuntas dalam waktu dekat," ujar Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, Ahmad Hidayat, Minggu (23/8/2020).
Hidayat mengatakan, semua struktur partai di Surabaya, dari cabang hingga ranting dan anak ranting (setingkat RW), telah terdata by name by address dengan nomor kontaknya. Totalnya lebih dari 6.500 pengurus. "Semua sudah masuk database, sehingga memudahkan rantai komando," ujarnya.
(Baca juga: Mata Langit, Cara Baru Nikmati Keindahan 6 Gunung dan Borobudur )
DPC PDIP Kota Surabaya pun terus menggeber konsolidasi untuk memastikan semua kader patuh kepada keputusan Ketua Umum DPP PDIP , Megawati Soekarnoputri.
"Konsolidasi jalan terus. Tiada hari tanpa konsolidasi. Misalnya, dari 154 kelurahan di Surabaya, telah terbentuk 139 ranting atau sudah 90 persen. Yang belum hanya 15 kelurahan, kini berproses dan akan tuntas dalam waktu dekat," ujar Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, Ahmad Hidayat, Minggu (23/8/2020).
Hidayat mengatakan, semua struktur partai di Surabaya, dari cabang hingga ranting dan anak ranting (setingkat RW), telah terdata by name by address dengan nomor kontaknya. Totalnya lebih dari 6.500 pengurus. "Semua sudah masuk database, sehingga memudahkan rantai komando," ujarnya.
Lihat Juga :