Dedi Mulyadi Sebut 3 DPO Tak Perlu Dicari, Ini Alasannya

Rabu, 10 Juli 2024 - 15:39 WIB
loading...
Dedi Mulyadi Sebut 3...
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyebut tiga Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon pada 2016, fiktif. Foto/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyebut tiga Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon pada 2016, fiktif. Tiga DPO itu, Andi, Dani, dan Pegi alias Perong, rekayasa Sudirman, salah satu terpidana kasus itu.

Oleh karena itu, Kang Dedi menyarankan tak perlu mencari tiga DPO tersebut sebab orangnya tidak ada alias fiktif. Pernyataan itu disampaikan Kang Dedi seusai menemui para terpidana kasus kematian Vina dan Eky di Rutan Kebonwaru Bandung, Selasa (9/7/2025).

“Jangan dulu nyari 3 DPO karena ketiganya itu hasil 'karya ilmiah' Sudirman, itu imajinasi dia yang asal sebut kemudian menjadi putusan hukum. Jadi sampai kiamat pun 3 DPO ini gak akan ketemu," kata Kang Dedi yang ditemani tim Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Baca juga; Kompolnas Pastikan 2 DPO Kasus Vina Cirebon Tidak Dihapus

Jika terus dicari, Kang Dedi khawatir akan banyak korban, seperti Pegi Setiawan yang baru bebas dan Pegi Setiawan warga Cianjur yang terus dicurigai karena memiliki nama sama. “Sudirman itu apa yang ada di kepalanya disebutkan. Masih untung hanya 3, coba kalau dia sebut 30 bagaimana," ujarnya.

Kang Dedi menuturkan, dari hasil investigasi yang dilakukan selama ini, keterangan para saksi sama persis dengan kesaksian para terpidana. Pada malam kejadian,ereka mengakui minum miras dan menginap dengan Kahfi, anak Ketua RT Abdul Pasren.

Sedangkan terpidana Rivaldi alias Ucil tak ada hubungannya dengan kasus Vina. Karena, lima terpidana tidak saling mengenal Ucil. Ucil ditangkap oleh polisi dalam kasus senjata tajam jenis mandau bukan samurai seperti yang tertuang dalam BAP dan putusan sidang.

"Saya gak tahu apa perbedaan mandau dan samurai sehingga polisi, jaksa dan hakim waktu itu tidak bisa mengategorikan jenis senjata tajam. Sepengetahuan saya samurai dari Jepang, kalau mandau dari Kalimantan," tutur Kang Dedi.

Baca juga; Alasan Polda Jabar Hilangkan 2 DPO Kasus Vina Cirebon

Sementara itu, Jutek Bongso, pengacara para terpidana kasus Vina, mengatakan, banyak peristiwa yang akan diuraikan dalam Peninjauan Kembali (PK). Dia ingin mengungkap kebenaran.

“Kami tidak ingin menjatuhkan siapa-siapa, tapi ini demi rasa keadilan yang mana mereka tidak melakukan tindak pidana tapi kini mendekam di penjara seumur hidup. Ini kan ironi," kata Jutek.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tersangka sejak 2025,...
Tersangka sejak 2025, Polisi Intensifkan Buru DPO Kekerasan Seksual di Jakut
KDM Perintahkan Wali...
KDM Perintahkan Wali Kota Bekasi Segera Pasang Palang Pintu Pelintasan Kereta
Istigasah di Cirebon,...
Istigasah di Cirebon, Kiai Ilyas Khaelani: Doa agar Negeri Ini Terjaga dari Praktik Hukum Tidak Adil
Polri Terbitkan DPO...
Polri Terbitkan DPO Koh Erwin, Pemasok Narkoba ke Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik
Kemendagri Bakal Batalkan...
Kemendagri Bakal Batalkan Surat Edaran Soal Larangan Truk Sumbu 3 Jika Tak Sesuai Hukum
Masyarakat Desak Gubernur...
Masyarakat Desak Gubernur Jabar Atasi Macet Horor di Cileungsi
Respons Dedi Mulyadi...
Respons Dedi Mulyadi soal Siswa SMK Purwakarta Olok-olok Guru
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
Terbitkan DPO, Polri...
Terbitkan DPO, Polri Buru Bandar Narkoba Boy Jaringan Koh Erwin
Rekomendasi
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Disomasi Tessa Kaunang,...
Disomasi Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Bantah Cemarkan Nama Baik
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved