alexametrics

Kecelakaan Maut Tol Cipali, Dirgakum Korlantas Polri Sebut Sopir Bus dan Kondektur Rebutan Ponsel

loading...
Kecelakaan Maut Tol Cipali, Dirgakum Korlantas Polri Sebut Sopir Bus dan Kondektur Rebutan Ponsel
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi didampingi Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol M Aris dan Kapolres Majalengka AKBP Mariyono melihat lokasi kecelakaan di Tol Cipali, Kabupaten Majalengka. Istimewa/Humas Polda Jabar
A+ A-
MAJALENGKA - Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korps Lalu Lintas Polri, Brigjen Pol Pujiono Dulrahman mengatakan, sebelum kecelakaan maut di Tol Cipali antara sopir bus dan kondektur, berebut telepon selular (ponsel).

"Data mentah ya, belum mateng, informasi pemeriksaan awal, (dari) saksi yang ada di kendaraan bus itu, memang sebelum kecelakaan itu pengemudi bus itu ada seperti main atau berebutan ponsel keneknya," kata Pujiono Dulrahman saat mendatangi RSUD Cideres, Senin (17/6/2019).

Akibat perebutan ponsel antara sopir dan kondektur, bus yang dikemudikan oleng dan masuk ke jalur berlawanan. Dalam waktu bersamaan, meluncur kendaraan lain dari arah Cirebon menuju Jakarta. (Baca juga; Sebelum Laka Maut Tol Cipali, Sopir Bus dan Penumpang Berebut Kemudi)



"Sehingga kendaraan itu oleng kanan, menuju ke jalur B. Pertama yang ditabrak itu adalah kendaraan Toyota Innova, disusul kemudian Mitsubishi Expander, dan di belakangnya lagi ada truk pengangkut ayam," tuturnya.

Sopir bus bernama Roni Mart Tampubolo (37), warga Dukuh, Rt 08/01, Desa Tulukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tewas. Sedangkan kondektur bus diketahui bernama Amshor warga Kabupaten Cirebon, mengalami luka dan dirawat di Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon.

Sementara itu, satu korban dari penumpang bus yang belum diketahui identitasnya, diketahui bernama Uswatun Hasanah, warga Desa Pangeradan Rt 04/02, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak