Batang Diguncang Gempa, Puluhan Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan
Minggu, 07 Juli 2024 - 21:26 WIB
loading...
Gempa bumi berkekuatan M4,6 yang mengguncang Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengakibatkan puluhan rumah rusak berat dan rusak sedang. Foto/Suryono Sukarno
A
A
A
BATANG - Gempa bumi berkekuatan M4,6 yang mengguncang Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengakibatkan puluhan rumah rusak berat dan rusak sedang. Dilaporkan ada 3 warga mengalami luka ringan akibat kejatuhan puing bangunan.
Pantauan di lapangan, Minggu (7/7/2024), kerusakan terjadi di 10 desa di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Batang, Warungasem, dan Wonotunggal. Data sementara yang dihimpun ada 11 bangunan yang tersebar di beberapa lokasi ada yang ambruk, rusak parah, dan rusak sedang.
Kapolsek Batang Kota AKP Sapto Winengku mengatakan, ada 3 orang warga yang menjadi korban dan sudah mendapatkan perawatan medis. Dua orang korban merupakan warga Proyonanggan Utara dan satu orang warga Kalisalak, mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan.
Baca juga; Gempa Bumi M4,6 Guncang Kabupaten Batang Jateng, Kaca Menara Masjid Agung Pecah
“Sejumlah warga menjadi korban akibat tertimpa puing bangunan dan sudah mendapat perawatan medis. Korban gempa sementara menempati rumah keluarga dan tetangga yang masih aman,” katanya.
Pantauan di lapangan, Minggu (7/7/2024), kerusakan terjadi di 10 desa di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Batang, Warungasem, dan Wonotunggal. Data sementara yang dihimpun ada 11 bangunan yang tersebar di beberapa lokasi ada yang ambruk, rusak parah, dan rusak sedang.
Kapolsek Batang Kota AKP Sapto Winengku mengatakan, ada 3 orang warga yang menjadi korban dan sudah mendapatkan perawatan medis. Dua orang korban merupakan warga Proyonanggan Utara dan satu orang warga Kalisalak, mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan.
Baca juga; Gempa Bumi M4,6 Guncang Kabupaten Batang Jateng, Kaca Menara Masjid Agung Pecah
“Sejumlah warga menjadi korban akibat tertimpa puing bangunan dan sudah mendapat perawatan medis. Korban gempa sementara menempati rumah keluarga dan tetangga yang masih aman,” katanya.
Lihat Juga :